Pembangunan Pabrik Semen Terganggu Cuaca

Rabu, 11 Maret 2015 | 19:59 WIB
Helipad di tapak pembangunan pabrik semen Indonesia di Kecamatan Gunem.

Helipad di tapak pembangunan pabrik semen Indonesia di Kecamatan Gunem.

 

GUNEM, mataairradio.com – Pembangunan pabrik semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di kawasan Bukit Bokong Desa Kadiwono Kecamatan Bulu terkendala cuaca.

Manakala hujan, pekerjaan konstruksi akan terhenti demi pertimbangan keselamatan.

Manajer Teknik dan Konstruksi PT Semen Gresik Kantor Proyek Rembang Heru Indra Widjajanto mengungkapkan hal itu kepada awak media di tapak pabrik seluas 57 hektare, Rabu (11/3/2015) siang.

Menurut Heru, selain cuaca, nyaris tidak ada kendala lain yang menghambat, misalnya tanah gerak.

“Soal pergerakan tanah, kami sudah mengantisipasinya dengan membuat plengsengan,” katanya.

Namun diakuinya, upaya itu terbilang ekstra dibandingkan tanah yang normal.

“Komersial pabrik tetap pada akhir 2016. Itupun mesti melalui tes performa, untuk produksi berkapasitas tiga juta ton semen, sebagaimana target,” katanya.

Terkait jumlah tenaga kerja secara akumulasi hingga akhir Desember 2014 mencapai sekitar 1.800 pekerja yang khusus bekerja di proyek.

Namun total karyawan proyek yang nanti dibutuhkan hingga Desember 2015 diperkirakan berjumlah sekitar 3.700 orang.

Menurut Indra, progres pembangunan pabrik secara menyeluruh hingga pekan pertama Maret 2015 mencapai 28,1 persen.

“Namun progres pekerjaan yang bersifat konstruksi baru sekitar 5,47 persen,” tandasnya.

Pihak proyek menjelaskan, progres pembangunan menyeluruh yang dimaksud adalah perkembangan pekerjaan teknik, pengadaan, dan konstruksi.

“Khusus untuk pekerjaan konstruksi, pabrik semen di Rembang, tidak menggunakan tiang pancang, tetapi pengeboran,” imbuhnya.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Noer Ali beserta jajarannya, pagi itu, juga melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek pabrik semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Rembang.

Rombongan yang berangkat dari Semarang dengan helikopter tiba di tapak pabrik sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolda lantas didampingi Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan dan Pimpinan PT Semen Gresik Kantor Proyek Rembang, Ari Wardhana.

Rombongan berkeliling tapak pabrik untuk menyatakan langsung progres pembangunan pabrik senilai Rp4,452 triliun.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan