Para Menteri Bidang Kebudayaan Negara Anggota G20 Akan Bertemu di Borobududr September Mendatang

Rabu, 27 Juli 2022 | 13:16 WIB

Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid beserta rombongan, menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (26/7/2022). (Foto: Humas Pemprov Jateng/mataairradio.com)

 

SEMARANG, mataairradio.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia mengundang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir dalam pertemuan para Menteri Bidang Kebudayaan seluruh negara anggota G20. Pertemuan itu akan digelar di Candi Borobudur, Magelang.

Pertemuan para menteri tersebut akan berlangsung pada 12-13 September mendatang. Untuk memaksimalkan kegiatan, para menteri tak hanya datang untuk kegiatan formal tapi juga disuguhkan budaya dan kearifan lokal di sekitar Borobudur.

“Jadi kami lapor ke pak gubernur, dan mengharap kehadiran beliau. Nanti di sana kegiatannya banyak ada gala dinner, orkestra sampai ruwatan bumi,” kata Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, usai menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (26/7/2022).

Dari pertemuan itu, Hilmar mendapat masukan dari Ganjar. Salah satunya adalah permintaan agar masyarakat dilibatkan lebih banyak. Hilmar mengatakan kegiatan ini akan melibatkan masyarakat sekitar Candi Borobudur secara langsung.

“Dan memang begitu rencananya, kita akan kerjasama dengan para seniman dan pelaku budaya yang ada di sana,” kata Hilmar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, event ini tak sekadara ajang berkumpulnya menteri dan budayawan tapi sekaligus kesempatan promosi Candi Borobudur.

“Event ini dan presidensi G20 ini dengan kegiatan yang sekaligus bisa mempromosikan Borobudur, tapi jadi meeting point bertemunya budayawan seluruh dunia,” ujarnya.

Ganjar juga mendukung salah satu agenda dalam kegiatan tersebut yakni penggalangan dana abadi kebudayaan. Dana ini nantinya sebagai salah satu bentuk pendanaan kemajuan kebudayaan. Dana ini digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memajukan kebudayaan lokal, hingga internasional.

“Kita diskusikan tadi ada dana abadi kebudayaan. Kalau ini bisa dibuat, ini bisa menjadi dinamai Indonesia Inisiatif atau Borobudur Inisiatif sehingga dana abadi ini harapannya bisa diberikan kepada seluruh seniman budayawan seluruh dunia,” ucap Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itu juga berharap negara-negara yang tergabung dalam G20 bisa ikut berperan aktif dalam mengumpulkan dana abadi kebudayaan.

“Sehingga ini bisa menjadi agenda G20 yang jadi membernya itu negara-negara ini kira-kira punya lah dana abadi untuk kebudayaan. Dan itu menurut saya bagus,” tutur Ganjar. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan