Pagar Keliling Proyek Penataan Alun-alun Rembang Disoal

Sabtu, 23 Agustus 2014 | 18:01 WIB

alun-alun-kota-rembang

REMBANG, MataAirRadio.net – Pagar keliling proyek penataan tahap akhir Alun-alun Rembang disoal. Bukan karena pemasangannya, melainkan pewarnaan pagar keliling dengan cat yang dianggap sebagai penghambur-hamburan uang rakyat.

Seperti diketahui, Alun-alun Rembang kembali ditata untuk finishing dengan anggaran Rp3,5 miliar. Penataan dimulai 19 Agustus lalu dengan pemasangan pagar keliling pengaman proyek. Anggota DPRD Rembang Mohammad Imron menilai, pagar keliling itu memang diperlukan.

Namun tidak perlu sampai di-cat, sehingga terkesan pemborosan. Menurutnya banyak proyek yang sama, yang tak sampai seperti itu. Lagi pula warna cat dipilih hijau sehingga mudah dipolitisasi. Meski dia politisi PKB dan memiliki warna identik hijau, namun mestinya warna pagar itu dibuat netral saja.

Pihak kontraktor proyek yang dari Surabaya, belum bisa dikonfirmasi seputar protes dari salah seorang anggota DPRD tersebut. Namun Pejabat Pembuat Komitmen Penataan Tahap Kedua Alun-alun Rembang Sigit Widyaksono bersedia memberikan konfirmasi.

Menurutnya, pemasangan pagar keliling dengan disertai pewarnaan, hanya untuk kesan rapinya pekerjaan. Dia juga menganggap, selagi tak menambah nilai dari kontrak pekerjaan, pewarnaan pagar keliling pengaman proyek, tidak menjadi masalah. Demikian juga soal warna hijau yang dipilih.

Sigit menyatakan tidak mengarahkan penggunaan warna tertentu terhadap pagar keliling itu. Dia juga menyatakan tidak ada titipan politisasi terkait warna itu, misalnya hijau identik dengan PPP dan kebetulan Plt Bupatinya politisi PPP. Lagi pula, pemasangan dan pewarnaan pagar itu, hak sepenuhnya rekanan.

Seperti diberitakan, Alun-alun Rembang di-finishing dengan anggaran Rp3,5 miliar. Yang paling mencolok dari penataan terakhir ini ialah pemasangan batu dinding keliling trotoar alun-alun, pemasangan lampu taman dan lampu kota, serta keramik berpola di bagian tengah.

Penataan tahap akhir ini juga dilakukan dengan membangun selter bagi PKL di bagian barat-utara alun-alun. Selain selter, di bagian yang sama juga bakal dibangun MCK bagi pengunjung Alun-alun Rembang. Sebelum penataan kali ini, alun-alun sempat ditata tahap pertama dengan Rp1,7 miliar. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan