Olahragawan Jateng Borong Medali Ekshibisi PON Papua

Senin, 27 September 2021 | 17:15 WIB

Sejumlah olahragawan perwakilan Jawa Tengah berhasil memborong medali menghadap Gubernur Ganjar Pranowo, pada Senin (27/9/2021) di kantornya. (Foto: mataairradio.com)

 

SEMARANG, mataairradio.com – Sejumlah olahragawan atau atlet perwakilan Provinsi Jawa Tengah berhasil membawa pulang medali di berbagai cabang olahraga (cabor) yang ditandingkan dalam ajang ekshibisi PON Papua.

Cabor dari kick boxing paling banyak memborong medali dengan memperoleh tiga emas dan dua perunggu. Sementara medali emas lain disumbangkan atlet Hapkido dan Triatlon, serta satu medali perak dari cabor E-Sports.

Atas prestasi yang diperoleh, lima atlet kick boxing diundang Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Senin (27/9/2021). Ganjar pun memberikan apresiasi kepada mereka dengan mengacungkan dua jempolnya atas prestasi yang diraih.

“Selamat ya, panjenengan hebat semua. Keren sekali,” puji Ganjar.

Gubernur berharap prestasi yang berhasil dicapai oleh para atlet ekshibisi ini, dapat menjadi penyemangat atlet Jateng lain yang saat ini masih berlaga di Papua. Mereka diharapkan tetap berjuang dan menunjukkan prestasi yang paling baik di sana.

“Ini akan menjadi trigger buat atlet yang lain, bahwa mereka yang eksebisi juga serius dan berhasil membawa pulang medali emas, perak dan perunggu. Saya yakin atlet-atlet kita hebat semuanya,” katanya.

Ganjar sendiri mengatakan, dirinya bakal terbang ke Papua untuk memberikan semangat untuk para atlet Jateng yang berlaga di sana secara langsung. Berdasarkan pemaparan oleh KONI Jateng, ada banyak cabang olahraga yang memiliki potensi memperoleh medali emas.

“Saya minta masyarakat di Jateng mendukung, meskipun tidak bisa hadir, bisa memberikan semangat melalui medsos. Ayo dukung mereka di sana, karena mereka pengen mendapatkan sorak-sorai meskipun secara virtual. Mari kita dukung, agar mereka tidak sendirian,” pungkasnya.

Dini Alimah atlet kick boxing Jateng mengaku, dirinya sangat bangga dan senang mampu meraih medali emas. Dirinya tidak percaya, perjuangan yang ia lakukan tidak sia-sia.

“Lawan-lawan kemarin berat semua, tapi syukur saya bisa menang. Senang dan bangga sekali rasanya, bisa berjuang memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Dini berharap pada PON berikutnya, kick boxing menjadi cabor resmi yang dipertandingkan, sehingga dirinya dapat berjuang lebih semangat lagi dan mampu meraih prestasi terbaik.

Hal senada disampaikan oleh atlet kick boxing yang lain, Alvi Syifani (22). Atlet dari warga Kendal ini juga mendapat medali emas. Ia mengatakan sangat bangga dan haru dapat meraih medali emas untuk dipersembahkan kepada provinsinya.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat teman-teman yang sekarang sedang berlaga di Papua. Saya juga berharap, PON selanjutnya saya bisa ikut kembali dan berlaga menunjukkan prestasi terbaik. Semoga di PON selanjutnya, kick boxing bisa menjadi cabor resmi,” tuturnya.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan