Ditinggal Jumatan, Mobil Kontraktor Dibobol Maling

Jumat, 17 Januari 2014 | 16:02 WIB
Tim dari kepolisian mengidentifikasi jejak sudik jari pelaku pada mobil korban. (Foto:Puji)

Tim dari kepolisian mengidentifikasi jejak sidik jari pelaku pada mobil korban. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Mobil jenis Toyota Rush milik Adji Suraji, warga Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang dibobol maling saat diparkir dan ditinggal salat jumat di Masjid Annur Kasingan Desa Sukoharjo Kecamatan Rembang, Jumat (17/1) siang.

Dari mobil itu, pembobol yang memecah kaca bagian kanan kendaraan, membawa dua tas korban masing-masing berisi pakaian, uang tunai Rp26juta, cek kosong, dan sejumlah dokumen penting terkait pekerjaan. Pelaku diduga dua orang berjaket dan berboncengan sepeda motor.

Adji adalah seorang kontraktor dan tengah menggarap pekerjaan pemipaan milik Pertamina di Tuban. Awalnya dia yang ditemani Yudi, salah satu karyawannya, memarkir mobil warna perak bernomor polisi H 8805 SZ di tepi selatan di trotoar jalan.

Keduanya bermaksud pulang dari Tuban menuju Semarang, namun berhenti sejenak untuk menunaikan salat jumat. Begitu tiba pada rakaat kedua, terdengar suara sirine mobil berbunyi. Adji sempat mengira bukan sirine mobilnya yang berbunyi. Begitu selesai salat dan keluar dari masjid, dia baru tahu jika mobilnya telah dibobol.

Tim identifikasi dan Resmob Polres Rembang segera datang ke tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP. Sementara Adji segera menuju ke bank untuk memblokir sementara rekeningnya sebagai antisipasi penyalahgunaan oleh pelaku.

Usai melakukan pemblokiran rekening, Adji ditemani karyawannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Rembang. Kapolsek Kota Rembang AKP Suhaendi Tirta menyatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Dia membenarkan, pembobolan terjadi ketika korban menunaikan salat jumat. Lokasi setempat tidak ada tukang parkir, meski mobil sudah dipepetkan ke trotoar. Kapolsek juga mengonfirmasi, dari keterangan bos PT Rejatama Mulya itu, uang yang raib lebih dari Rp26juta.

Adji Suraji mengakui, dirinya cukup sering singgah untuk salat di Masjid Annur Kasingan karena lokasinya pas di tepi jalan. Tidak hanya salat jumat, beberapa kali dia singgah untuk salat wajib biasanya magrib.

Sementara itu, polisi sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi sidik jari di mobil korban. Pelaku diduga sudah berpengalaman. Polisi kini masih terus melakukan penyelidikan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan