Tiga Orang Minati Kursi Direktur PDAM Rembang

Senin, 2 Februari 2015 | 17:34 WIB
Ilustrasi. PDAM Rembang. (Foto: kabar17.com)

Ilustrasi. PDAM Rembang. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Tiga orang putra daerah disebut meminati lowongan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang.

Sejak masa jabatan Guswakhid Hidayat berakhir 14 Oktober 2014, spekulasi mengenai figur calon penggantinya, terus berembus.

Pelaksana Tugas Asisten II Sekda Rembang Abdullah Zawawi enggan membeberkan tiga orang putra daerah yang berminat mengisi kekosongan direktur PDAM.

“Selain ketiganya, mereka yang dari luar daerah juga turut menunggu kejelasan aturan main rekrutmen direktur baru PDAM,” ungkapnya.

Menurut Zawawi, untuk melakukan rekrutmen masih diperlukan peraturan bupati yang mendasari. Meski Perda Nomor 3 Tahun 2010 telah mengatur tentang PDAM, dia menekankan perbup tetap diperlukan.

“Sembari menunggu perbup, Dewan Pengawas menunjuk Guswakhid sebagai Plt Direktur,” katanya.

Zawawi juga mengatakan, hingga Senin (2/2/2015) ini, Dewan Pengawas sudah mengusulkan penerbitan perbup pengadaan direktur baru PDAM kepada Plt Bupati.

“Namun perbup baru masih dalam tahap penyiapan di Bagian Perekonomian Setda Rembang,” bebernya.

Dia memastikan, aturan main rekrutmen direktur PDAM, tidak akan menyimpang dari ketentuan peraturan daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri.

Zawawi pun mengakui, lowongan jabatan direktur PDAM yang mestinya sudah terisi sebelum April, berkemungkinan molor.

Meski demikian, dia tak mau proses rekrutmen direktur yang berkepanjangan ini disebut berlarut.

“Sebab, sejak masa jabatan direktur berakhir, proses pengisiannya terus berjalan, walaupun untuk sementara, PDAM dipegang oleh seorang pelaksana tugas direktur,” tegasnya.

Sementara itu, pihak DPRD Rembang mendesak Pemkab segera merekrut direktur baru PDAM karena posisi badan usaha milik daerah tersebut strategis.

“Jika kekosongan kursi direktur lebih cepat diisi, maka akan lebih baik,” ujar Anggota Komisi B DPRD Rembang Joko Suprihadi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang PDAM, Guswakhid Hidayat tidak boleh maju mencalonkan diri lagi sebagai direktur, karena sudah dua periode menjabat atau selama 8 tahun.

Namun saat dikonfirmasi oleh wartawan dalam sebuah kesempatan, Guswakhid enggan menanggapi ketentuan tersebut.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkab Rembang yang juga Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Sukandar mengaku terus melakukan persiapan seleksi, termasuk menggandeng pihak independen, dari Universitas Diponegoro Semarang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan