Khawatir Molor, KPU Rembang Jemput Surat Suara ke Jakarta

Sabtu, 5 Juli 2014 | 15:22 WIB
Bagus Gede Prabowo saat berada di garasi tempat penyimpanan logistik surat suara Pilpres 2014 di Kantor KPU Kabupaten Rembang. (Foto:Pujianto)

Bagus Gede Prabowo saat berada di garasi tempat penyimpanan logistik surat suara Pilpres 2014 di Kantor KPU Kabupaten Rembang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tim logistik dari Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang bertolak ke Jakarta untuk menjemput kekurangan logistik surat suara Pilpres ke Biro Logistik KPU Pusat. Tim sudah berangkat Jumat (4/7) sore dan sudah akan kembali tiba paling lambat hari Minggu (6/7) ini.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang Maftuhin menjelaskan, surat suara untuk Pilpres di kabupaten ini masih kurang sekitar 6.000 lembar. Sudah sejak lama kekurangan ini dilaporkan kepada KPU Pusat dengan tembusan ke KPU Provinsi, agar bisa ditambahi.

Saat itu, disposisi KPU Pusat menyebut bahwa kekurangan ini akan dikirimkan melalui KPU Provinsi. Namun sampai dengan Jumat (4/7) kemarin, KPU Provinsi Jateng baru menambahkan sekitar 2.000 lembar dari jumlah kekurangan 6.000 lembar. Karena khawatir molor, KPU Rembang menjemputnya.

Mengenai tingkat kerawanan jika surat suara tersebut langsung dibawa dari Jakarta, Maftuhin sudah mengantisipasinya. Surat suara bisa dikirimkan melalui paket khusus dan tentu saja setelah ada koordinasi dengan KPU Pusat. Dia menegaskan, kehadiran tim dari KPU Rembang di KPU Pusat dibutuhkan.

Sembari menunggu kekurangan surat suara yang merupakan bagian dari tambahan dua persen dari DPT, mulai Sabtu (5/7) pagi, PPK kecuali Kota Rembang sudah mulai mendistribusikan logistik Pilpres ke tingkat desa. Maksimal Senin (7/7), semua logistik ditargetkan telah sampai di PPS.

Khusus untuk Kecamatan Rembang, pengiriman akan dikebut begitu surat suara tambahan sudah sampai di Rembang. Berdasarkan perhitungan KPU, ada sekitar 10-20 TPS yang belum akan kebagian surat suara, seandainya logistik didistribusikan pada Sabtu (5/7) ini.

Pilpres 9 Juli 2014 di Kabupaten Rembang akan diikuti 479.146 orang pemilih tetap dan 253 pemilih khusus. Pemilih yang tidak tercantum dalam DPT dan DPK, bisa menggunakan KTP untuk menyalurkan hak suaranya. Pemilih yang demikian akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan atau DPTb. KPU memperkirakan akan ada lebih dari seratus orang pemilih, dalam kategori DPTb. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan