Klinik Fertilitas Ada di Rembang, Alternatif Medis Atasi Susah Punya Keturunan

Minggu, 31 Oktober 2021 | 10:31 WIB

Peresmian Klinik Fertilitas di RS Bhina Bhakti Husada Rembang, pada Sabtu (30/10/2021). (Foto: mataairradio.com)


REMBANG, mataairradio.com –
Di Kabupaten Rembang kini hadir Klinik Fertilitas Indonesia, yakni layanan jasa kesehatan yang spesialisnya menangani pasutri susah miliki keturunan.

Klinik ini berada di RS Bhina Bhakti Husada, Rembang. Selain inseminasi buatan atau IUI, klinik yang spesifik menangani reproduksi manusia ini juga melayani pemeriksaan analisa sperma sekaligus konsultasi program kehamilan.

Klinisi pada Klinik Fertilitas Indonesia RS Bhina Bhakti Husada dr. Ferry Santoso, Sp.OG, M.Biomed menjelaskan, infertilitas adalah kesulitan mencapai kehamilan yang dialami oleh pasangan yang sudah menikah selama satu tahun, meskipun sudah berhubungan intim secara rutin tanpa kontrasepsi.

Ia menambahkan, salah satu dari program kehamilan, yakni dengan inseminasi buatan. Inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) merupakan program kehamilan dengan metode mendekatkan sperma (yang sudah melalui proses washing sperm) dengan sel telur secara alami di dalam rahim.

“Tujuannya meningkatkan jumlah sperma yang berhasil sampai di tuba falopi. Dengan begitu, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan sel telur untuk dibuahi sperma,” tuturnya.

dr. Ferry juga menjelaskan, ada beberapa syarat untuk bisa mengikuti program inseminasi. Yakni kedua saluran telur istri tidak buntu, kelainan ringan sampai sedang pada pemeriksaan sperma suami, dan usia ibu kurang dari 40 tahun.

Klinik Fertilitas Indonesia sendiri saat ini sudah mempunyai 56 cabang, termasuk RS Bhina Bhakti Husada Rembang.

Selain berdiri di Rembang, ada juga di Palembang, Solo, Sragen, Jakarta, Serang, Lampung, dan Samarinda.

“Seluruh cabang Klinik Fertilitas Indonesia termasuk yang di Rembang didukung dengan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi. Tujuan kami untuk membantu pasangan suami istri di Rembang dan sekitarnya yang kesulitan mendapatkan buah hati. Harapannya masyarakat Rembang tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan layanan program kehamilan” ujar Head of Klinik Fertilitas Indonesia, Kemal Pasha Siagian.

Marketing Manager dan Humas RS Bhina Bhakti Husada, Jatnika Utama menuturkan, keberadaan Klinik Fertilitas Indonesia di RS Bhina Bhakti Husada diharapkan dapat membantu pasutri berupaya memperoleh buah hati, melalui proses inseminasi buatan yang dibantu oleh tim ahli rumah sakitnya.

“Cukup tingginya angka kasus infertilitas, kasus keguguran berulang, serta gaya hidup rentan resiko gangguan kesehatan reproduksi (akibat lokasi demografis Kabupaten Rembang yg berada di jalur transit Pantai Utara Jawa), ikut menjadi faktor penguat adanya layanan Klinik Fertilitas di Rembang. Dengan penanganan oleh tenaga ahli yang terlatih dan kompeten diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan program kehamilan,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan