Kasus Kecelakaan Selama Lebaran di Rembang Turun Tipis

Jumat, 1 Agustus 2014 | 14:20 WIB
Jalur Pantura Rembang. (Foto:Rif)

Jalur Pantura Rembang. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Operasi Ketupat Candi di Kabupaten Rembang mencatat 13 kasus kecelakaan lalu lintas hingga Jumat (1/8) pagi. Dari jumlah ini, 17 orang di antaranya mengalami luka ringan, namun ada dua orang yang meninggal dunia.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail, dilihat dari jumlah kasusnya, tingkat kecelakaan menurun dibandingkan lebaran tahun lalu. Selama arus mudik hingga arus balik lebaran 2013, tercatat 14 kasus, dengan dua korban meninggal dunia dan 19 orang luka ringan.

Kepala Urusan Bina Operasi Satuan Lalu Lintas Iptu Haryanto menjelaskan, kecelakaan yang terjadi mayoritas diakibatkan oleh kelelahan berkendara dan ketidakpatuhan pada aturan berlalu lintas. Mayoritas korban kecelakaan pun merupakan pengendara sepeda motor.

Meski demikian, tingkat kedisiplinan pengguna jalan cenderung meningkat, seiring kesiapsiagaan polisi dan jajaran lainnya, melakukan langkah antisipasi di titik-titik rawan. Secara keamanan, di Rembang, relatif terkendali.

Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputro juga mengatakan, dilihat dari sisi pasien yang dirawat di instalasi gawat darurat akibat kecelakaan, cenderung menurun. Namun data persisnya, baru akan direkap pada saat hari pertama masuk kerja, Sabtu (2/8) ini.

Sepanjang cuti lebaran, rumah sakitnya menyiagakan tiga orang dokter, masing-masing satu bersiaga di UGD, sedangkan dua dokter lainnya bersiaga untuk pasien di bangsal perawatan. Giri memastikan penanganan pasien akan lebih maksimal, begitu rumah sakit beroperasi secara normal.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Rembang Kompol Tri Wisnugroho menambahkan, puncak arus balik lebaran diperkirakan berlangsung pada Jumat (1/8) dan Sabtu (2/8) ini. Dia berharap, pengguna jalan tetap dalam kewaspadaan saat melaju di jalan raya.

Pihaknya pun tak menyoal polisi harus berlebaran belakangan, demi menjalankan kegiatan Operasi Ketupat Candi. Dia menyebutnya konsekuensi sebagai anggota Polri. Menurut rencana, mulai Senin (4/8) depan, mereka akan diberikan jatah cuti selama tiga hari secara bergantian. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan