Istri Menag RI Ziarahi Makam Raden Ayu Kartini di Bulu

Kamis, 19 Agustus 2021 | 21:12 WIB

Istri Menteri Agama RI Eny Retno Yaqut (Paling kanan) saat melakukan tabur bunga di atas pusara Raden Ayu Kartini, di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, pada Kamis (19/8/2021). (Foto: mataairradio.com)

 

BULU, mataairradio – Istri Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia yang juga Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI, Eny Retno Yaqut berziarah ke makam Raden Ayu (RA) Kartini yang terletak di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, pada Kamis, (19/8/2021).

Dalam ziarah ini, Eny Retno mengajak untuk bersama-sama melantunkan tahlil singkat, mendoakan pejuang emansipasi wanita, RA Kartini dan keluarganya.

“Mari kita sama-sama membaca tahlil dan doa untuk RA Kartini dan keluarganya,” tutur Eny.

Tahlil dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Tri Mulyani.

Seusai pembacaan tahlil, rombongan melakukan tabur bunga di atas Pusara RA Kartini dan keluarga.

Kunjungan Eny Retno dan jajaran lainnya ini disambut oleh juru kunci kompleks makam RA Kartini, Wartono.

“Atas nama keluarga RA Kartini, kami menghaturkan terima kasih kepada Ibu Eny dan jajarannya yang berkenan berziarah ke makam RA Kartini, meskipun dalam masa pandemi,” ujarnya.

Eny Retno didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kemterian Agama Provinsi Jawa Tengah, Linda Musta’in Ahmad dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Juwarmi Fatah.

Setelah berziarah ke makam RA Kartini, istri Menag Yaqut melanjutkan kunjungannya ke Panti Asuhan Daarul Hadlonah, Sawahan-Rembang. Kunjungannya ke panti asuhan untuk memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu, selaras dengan momentum 10 Muharram 1443 Hijriah.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan