Hasil Seleksi Adminitrasi Calon Direktur PDAM Didesak Dianulir

Rabu, 23 Desember 2015 | 18:50 WIB
Cetak layar hasil seleksi administrasi calon direktur PDAM Rembang, Rabu (23/12/2015) pukul 14.00 WIB. (Foto: Pujianto)

Cetak layar hasil seleksi administrasi calon direktur PDAM Rembang, Rabu (23/12/2015) pukul 14.00 WIB. (Sumber: www.rembangkab.go,id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Pemkab Rembang didesak menganulir hasil seleksi administrasi calon direktur PDAM antara lain karena ada seorang peserta yang diduga tidak memenuhi kualifikasi pengalaman kerja yang dipersyaratkan.

Anggota Komisi B DPRD Rembang Yudianto mengaku sudah mengontak pihak sekretariat seleksi di Bagian Perekonomian Sekda setempat, Rabu (23/12/2015) pagi, terkait dengan permintaannya itu.

“Saya tadi sudah kotak Pak Kandar (Kepala Bagian Perekonomian Sekda Rembang). Kami berharap sekretariat seleksi merespon hal ini,” ujarnya.

Menurut Yudi, salah satu syarat khusus calon direktur PDAM adalah berpengalaman kerja paling singkat 10 tahun bagi pelamar yang berasal dari internal PDAM atau paling singkat 15 tahun jika berasal dari luar PDAM.

Ia menduga, seorang peserta yang lolos adminitrasi dan diduga tidak memenuhi kualifikasi itu karena yang bersangkutan masih berusia sekitar 28 tahun.

“Kalau usianya sekarang 28 tahun, sedangkan syarat khususnya mesti berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 15 tahun; untuk calon yang dari luar PDAM, lalu bagaimana mungkin di usia 13 tahun sudah bekerja mengelola perusahaan,” terangnya.

Selain mengontak pihak sekretariat seleksi calon direktur PDAM, Komisi B DPRD Rembang akan memanggil dewan pengawas dan bagian perekonomian pada Senin 28 Desember mendatang.

“Pemanggilan ditempuh untuk mendapatkan penjelasan mengenai proses diloloskannya yang bersangkutan,” tandasnya.

Klarifikasi dari pihak Pemkab Rembang diperlukan agar jelas, apakah pihak sekretariat seleksi sengaja meloloskan seseorang yang semestinya tidak memenuhi kualifikasi atau sebuah kelalaian.

“Apabila pihak pemkab sengaja melakukan pembiaran, maka kami, bisa saja melakukan interpelasi terhadap Pemkab,” tegasnya.

Sementara ini, Yudi menilai, pihak sekretariat seleksi terkesan melempar tanggung jawab ke pihak Dewan Pengawas PDAM.

Dewan pengawas ialah pihak yang mengumumkan seleksi calon direktur PDAM Rembang untuk periode 2015-2019. Ketua Dewan Pengawas PDAM adalah Abdullah Zawawi, yang kini juga menjabat sebagai Asisten III Sekda Rembang.

Berdasarkan pengumuman hasil seleksi administrasi direktur PDAM Rembang yang diumumkan melalui laman resmi pemerintah kabupaten, yang lolos sebanyak 8 orang.

Lima di antaranya adalah karyawan PDAM yang kini masih bekerja di perusahaan daerah itu. Sementara 3 lainnya yang lolos berasal dari luar PDAM.

Pihak Komisi B DPRD Rembang tidak menyebut nama peserta yang diduga tidak memenuhi kualifikasi syarat pengalaman pekerjaan, tetapi pelamar itu berasal dari luar PDAM.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan