Hasil Seleksi Administrasi Disorot, Kabag Perekonomian Bereaksi

Rabu, 23 Desember 2015 | 18:59 WIB
Cetak layar persyaratan khusus calon direktur PDAM Rembang, yang diambil pada Rabu (23/12/2015) pukul 14.05 WIB. (Sumber: www.rembangkab.go.id)

Cetak layar persyaratan khusus calon direktur PDAM Rembang, yang diambil pada Rabu (23/12/2015) pukul 14.05 WIB. (Sumber: www.rembangkab.go.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang bereaksi atas sorotan Komisi B DPRD setempat mengenai hasil seleksi administrasi calon direktur PDAM.

Salah satu pelamar yang lolos administrasi, diduga tidak memenuhi salah satu syarat khusus, sehingga dipersoalkan, bahkan DPRD menghendaki agar hasil itu dianulir.

Kepala Bagian Perekonomian Sekda Rembang Sukandar, Rabu (23/12/2015) pagi menjelaskan, tugasnya di sekretariat sekadar menampung berkas pendaftaran.

“Soal verifikasi berkas administrasi setelah pendaftaran ditutup tanggal 18 Desember lalu itu, sekretariat sebatas mengecek kelengkapan berkas saja,” terangnya.

Kelengkapan yang dimaksudnya adalah terkait ada atau tidak adanya lampiran yang dipersyaratkan sebagaimana pengumuman seleksi.

Sukandar menyebut yang diumumkan lolos administrasi adalah yang berkas-berkasnya lengkap. Nama-nama yang lolos diserahkannya ke dewan pengawas.

Dikonfirmasi mengenai tudingan DPRD, bahwa ada salah satu pelamar lolos administrasi yang tidak masuk akal antara usia sekarang dengan syarat pengalaman kerja paling singkat 15 tahun, ia menyatakan, sekretariat tidak melakukan telaah apakah itu logis atau tidak logis.

“Kami tidak dalam kewenangan menelaah apakah itu logis atau tidak logis dan legal atau ilegal,” tandasnya.

Mantan Camat Sumber ini menegaskan, pemeriksaan berkas dilakukan terbatas pada ada atau tidak adanya lampiran referensi dari perusahaan yang bersangkutan.

“Jika pada kenyataannya, pengalaman kerja tidak sesuai dengan logika usianya, maka hal itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan,” tegas ia.

Ia mengakui, dalam Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang PDAM, limitasi usia bagi calon direktur adalah 50 tahun bagi yang dari luar PDAM atau 55 tahun bagi yang masih bekerja di PDAM.

“Soal syarat pengalaman kerja yang 15 tahun bagi calon dari luar PDAM, semangatnya untuk mencari kandidat terbaik,” katanya menekankan.

Sukandar menambahkan, 8 peserta yang lolos administrasi termasuk salah satu yang dituding tidak memenuhi syarat khusus, tidak bisa serta merta diterima sebagai direktur PDAM periode 2015-2019.

“Yang lolos administrasi belum tentu jadi direktur. Masih ada tes tertulis, wawancara, pemaparan visi-misi, dan fit and proper test,” imbuhnya.

Terhadap rangkaian tes yang akan digelar pada 28 Desember nanti itu, sudah menjadi kewenangan penuh pihak independen yang digandeng untuk seleksi direktur PDAM.

Pihak independen itu adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro Semarang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan