Fatayat Rembang Santuni Anak Yatim di Dadapan

Jumat, 5 November 2021 | 00:26 WIB

Ketua PC Fatayat NU Rembang Raabiatul Bisyriyah atau akrab disapa Ning Iyah, saat memberikan bantuan uang tunai senilai Rp7 juta secara simbolis, kepada para anak yatim santri Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Asshidqiyyah, Dadapan-Sedan yang diwakili pengasuh pondok, pada Kamis (4/11/2021) siang. (Foto: mataairradio.com)

 


SEDAN, mataairradio.com –
Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Rembang menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai senilai Rp7 juta, kepada anak yatim yang nyantri di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Asshidqiyyah, Dadapan-Sedan, pada Kamis (4/11/2021) siang.

Ketua PC Fatayat NU Rembang Raabiatul Bisyriyah Sybt menerangkan, dana bantuan tersebut adalah hasil donasi dari seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Rembang.

“Ini hanya menggalang donasi ke Anak Cabang Fatayat se-Cabang Rembang. Jadi murni donasi dari anggota Fatayat, tidak melibatkan pihak lain,” tegasnya.

Kegiatan Bansos itu sendiri merupakan salah rangkaian acara Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kamis tanggal 4 November 2021 ini Pengurus Fatayat Rembang mengadakan acar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pagar Pelangi Desa Dadapan-Sedan, sekaligus rapat koordinasi cabang yang rutin dilakukan lima bulan sekali. Ini kita jadikan satu di sini. Ada sembilan pimpinan anak cabang,” tuturnya.

Ia menerangkan, dalam Rakorcab yang digelar di ‘Pagar Pelangi’ tersebut, antara lain membahas persiapan Konferensi Cabang (Konfercab) Fatayat NU Rembang  dan lomba pidato yang rencananya akan digelar secara virtual.

“Rakorcab tadi bahas Persiapan Konferensi Cabang, karena masa khidmah sudah selesai. Sama lomba pidato tema Maulid Nabi secara virtual,” jelas Ning Iyah sapaan akrab Raabiatul Bisyriyah, yang juga merupakan putri keempat Gus Mus.

Dalam acar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, tampak tokoh ulama Rembang yakni Kiai Haji M. Syarofuddin Ismail Qoimas atau Mbah Syarof memberikan tausiah.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan