Fatayat NU Tapak Tilas ke Sejumlah Makam Pendiri Fatayat di Jawa Timur

Minggu, 28 November 2021 | 21:57 WIB

Rombongan dari pengurus Fatayat NU Rembang saat menziarahi makam Alharhumah Nyai Hajah Siti Aminah di Kompleks Makam Keluarga, di Sidoarjo, Jumat (26/11/2021). (Foto: mataairradio.com)


GRESIK, mataairradio.com –
Pengurus Cabang Fatayat NU Rembang melakuakn Tapak Tilas dan Ziarah Muassis NU, Fatayat, dan Auliya’ ke sejumlah daerah di Jawa Timur, pada Jumat (26/11/2021).

Ketua Fatayat NU Rembang Raabiatul Bisyriyah Sybt menerangkan, tapak tilas di makam pendiri Fatayat NU di antaranya ke makam Nyai Hajah Chuzaimah di Gresik dan Nyai Hajah Siti Aminah di Sidoarjo.

Sedangkan tapak tilas di makam muassis NU, Fatayat NU Rembang menziarahi makam Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari sekaligus makam Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Kiai Haji Abdul Wahab Chasbullah di Jombang.

“Harapannya para penerus NU, khususnya pengurus Fatayat NU Rembang dapat meneladani serta memperjuangkan perjuangan para pendiri NU,” jelasnya.

Selain ziarah ke sejumlah makam pendiri NU dan Fatayat NU, Ning Iyah sapaan akrab Ketua PC Fatayat NU Rembang yang juga putri ke-4 KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) menambahkan, rombongan Fatayat NU Rembang juga bersilaturahmi ke beberapa dzurriyah atau keturunan para pendiri NU dan Fatayat NU.

“Kami juga silaturahmi ke sejumlah dzurriyah pendiri NU dan Fatayat. Mewakili rombongan, saya mengucapkan  terimakasih atas penyambutannya yang sangat luar biasa,” imbuhnya.

Salah satu keturunan Nyai Hajah Siti Aminah, Emmy Rosadah sempat berpesan kepada para pengurus Fatayat NU agar berkenan melanjutkan perjuangan para pendiri Fatayat NU.

Kegiatan dimulai pada Kamis (25/11/2021) malam, rombongan berangkat dari Rembang diikuti sekitar 30-an peserta yang merupakan pengurus Fatayat NU Rembang.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan