DPRD Temukan Desa Kekurangan dan Kelebihan Perangkat

Rabu, 20 Januari 2016 | 19:45 WIB
Ketua Komisi A DPRD Rembang Ilyas. (Foto: Pujianto)

Ketua Komisi A DPRD Rembang Ilyas. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Komisi A DPRD Rembang menyatakan menemukan banyak desa yang saat ini kekurangan personel perangkat desa, tapi ada pula yang kelebihan personel perangkat.

Temuan tersebut terungkap saat Komisi A DPRD Rembang melakukan inspeksi ke banyak desa, baru-baru ini.

Ketua Komisi A DPRD Rembang Ilyas, Rabu (20/1/2016) pagi mengatakan, data desa-desa yang kekurangan perangkat desa akan jadi pijakan untuk mendesak pemkab guna melakukan pengisian.

“Namun pengisian ini kami sarankan agar dilakukan setelah bupati terpilih dilantik,” katanya.

Saat pengisian nanti pun, pihaknya berharap agar seleksi dilakukan secara ketat. Hal itu mengingat kapasitas perangkat desa masa kini yang mesti lebih berkualitas dan berkemampuan.

“Seleksi mestinya maksimal. Nantinya perangkat desa mesti siap digeser di posisi manapun,” terangnya.

Sementara itu, terhadap desa yang justru kelebihan perangkat desa, pihak Komisi A belum memberikan solusi konkret. Hanya saja, Ilyas menyebut, jika desa kelebihan perangkat, maka logikanya mesti disesuaikan.

“Namun pemkab perlu merumuskan solusi dan mekanisme yang baik agar desa tidak gaduh,” tandasnya.

Ilyas mengaku akan mengagendakan pertemuan dengan pihak Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang untuk membahas pengisian perangkat bagi desa yang kurang dan penyesuaian bagi yang kelebihan.

“Waktunya (pertemuan) kita baru susun,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sesuai Undang-undang Desa, perangkat desa kini disebut seksi. Ada tiga seksi di bagian teknis dan tiga seksi di kesekretariatan.

“6 orang di bagian teknis dan kesekretariatan ini, masih ditambah dengan personel di bagian kewilayahan, yang jumlahnya mengacu pada jumlah dusun. Jadi bagian kewilayahan ini; kadus lah,” terangnya.

Berdasarkan inspeksi dari pihak Komisi A DPRD Rembang, beberapa desa yang kekurangan personel perangkat yaitu Karangturi Kecamatan Lasem, Kadiwono Kecamatan Bulu, Sidowayah Kecamatan Pancur, dan Tlogotunggal Kecamatan Sumber.

“Kalau desa yang kelebihan personel perangkat, informasinya Gilis Kecamatan Sarang. Kami belum sempat datangi kemarin,” tambahnya.

Kepala Sub Bagian Tata Pemerintahan Desa pada Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Gunari mengaku belum memetakan desa-desa yang kekurangan personel perangkat.

“Kalau data perangkat semua punya,” katanya.

Namun soal desa yang kelebihan personel perangkat desa, menurutnya, menjadi kebijakan desa.

“Kalau yang kekurangan, memang kita sarankan untuk mengisi setelah Permen tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat benar-benar klir. Kemarin Permen itu sempat turun tapi ditarik kembali katanya ada perbaikan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan