Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Gagal Bekuk Maling Bermobil

Rabu, 20 Januari 2016 | 20:59 WIB
Mobil jenis Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi bernomor polisi S 1243 JL yang menabrak tumpukan kayu dan diabadikan gambarnya oleh warga setempat. (Foto: Akun Facebook Faiz Hati Bersinar)

Mobil jenis Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi bernomor polisi S 1243 JL yang menabrak tumpukan kayu dan diabadikan gambarnya oleh warga setempat. (Foto: Akun Facebook Faiz Hati Bersinar)

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Petugas polisi dari Kepolisian Resor Rembang terlibat aksi saling kejar dengan terduga maling bermobil usai beraksi di SPBU Kiringan, di tepi Jalan Pantura wilayah Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang.

Diduga, pelaku membawa kabur satu unit ponsel jenis Sony Xperia seri Z3 seharga lebih dari Rp6 juta. Ponsel itu disikat dari pengunjung SPBU yang sedang di kamar mandi.

Namun masih belum jelas, apakah ponsel itu dicuri dari dalam mobil korban yang sedang dalam keadaan tidak terkunci, atau dicuri ketika ditaruh sesaat di luar kamar mandi.

Yang jelas, warga yang kemudian memergoki aksi pelaku pada beberapa saat setelahnya, segera kontak polisi dan dilakukan pengejaran. Polisi juga sempat melepaskan tembakan peringatan, tapi tak digubris pelaku.

Hingga akhirnya, sesampainya di ruas Japerejo-Gegersimo, tepatnya di Dusun Ngrombo Desa Gegersimo Kecamatan Pamotan, mobil Toyota Avanza warna putih bernomor polisi S 1243 JL yang ditumpangi pelaku, menabrak sebuah pikap parkir dan tumpukan kayu di tepi jalan depan rumah warga.

Avanza itu sempat terbalik, sedangkan warga mengiranya kecelakaan biasa.

Warga baru sadar kalau yang di dalam mobil itu adalah penjahat, ketika tak lama kemudian, ada yang keluar dari mobil dan lari ke arah utara menuju kebun tebu dan tak lama juga ada banyak polisi datang.

“Saya kira ya warga biasa melintas dan kecelakaan. Tapi begitu saya lihat ada orang yang lari ke utara, masuk ke kebun tebu dan tak lama juga ada polisi, saya baru tahu kalau tadi itu maling,” kata Sugeng, salah seorang warga yang pikapnya ditabrak sehingga membuatnya rugi Rp2 juta.

“Saya amati, di pintu depan kanan juga ada lubang bekas tembakan. Mungkin tadi nggak mengindahkan peringatan, terus mobilnya ditembak,” sambungnya.

Sementara itu, polisi segera memburu pelaku yang disebut masuk ke kebun tebu dengan melakukan penyisiran. Tampak polisi dengan senjata laras panjang juga ikut berjaga dan mengamati keadaan.

Warga pun segera berhamburan ke dekat lokasi yang diduga dipakai pelaku untuk bersembunyi.

Namun sampai dengan menjelang magrib, pelaku tidak berhasil ditemukan. Sebelumnya, polisi telah mengevakuasi lebih dulu Avanza milik pelaku ke Mapolres Rembang.

“Kami masih sediliki kasus ini. Kami juga menduga, pelakunya lebih dari 1 orang,” ujar Kanit I pada Satreskrim Polres Rembang Ipda Arif Kristiawan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan