Dianggap Riskan, BPD Pertanyakan Isi Perbup Pilkades

Kamis, 8 Agustus 2019 | 18:32 WIB

Ilustrasi (mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Jelang Pilkades serentak pada 6 November 2019 mendatang, pihak Pemkab Rembang mengeluarkan aturan terkait tata cara kontestasi di lingkup desa ini.

Aturan yang dipakai adalah Peraturan Bupati (Perbup) nomor 35 tahun 2016 dan Perbup (perubahan kedua) nomor 24 tahun 2019 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian kepala desa.

Gunanto, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumber saat sosialisasi Perbup nomor 24 tahun 2019 beberapa waktu lalu di pendopo Kecamatan Sumber mempertanyakan beberapa isi dari aturan tersebut yang rawan dengan potensi konflik.

Salah satunya adalah pasal 9 ayat 2 poin D pada Perbup nomor 35 tahun 2016 yang menyatakan bahwa pemilih adalah penduduk yang berdomisili di desa tersebut dan di sahkan dengan KTP ataupun surat pindah. Dalam hal ini dirinya menyatakan bahwa poin tersebut tidak sesuai dengan UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 yang menyatakan syarat pemilih adalah warga negara Indonesia yang mempunyai KTP Elektronik (KTP-El).

Hal ini menurutnya sangat sensitif karena dikhawatirkan menjadi pertanyaan terkait daftar pemilih tetap (DPT) di desa, pasalnya fakta di lapangan banyak juga penduduk yang belum melakukan rekaman KTP-El.

“Ya khawatir saja Mas, ini kan di desa cukup riskan dan sensitif apalagi singgungan langsung dengan tetangga. Takutnya ada konflik, makanya sedini mungkin potensi-potensi tersebut harus di antisipasi termasuk penentuan DPT nanti,” ungkap mantan Ketua PPK Sumber ini.

Dirinya berharap agar pihak Pemkab segera memberi informasi yang lengkap terkait teknis Pilkades agar pihak BPD yang mempunyai kewenangan membentuk panitia pemilihan kepala desa bisa bekerja secara maksimal.

“Harapannya pihak Pemkab memperhatikan hal-hal semacam ini dan memberi informasi yang lengkap agar Pilkades berjalan dengan aman,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Sub-Bagian Pemerintahan Desa Setda Rembang Gunari belum memberikan statemen resmi saat dihubungi reporter mataairradio.com pada Kamis (8/8/2019) siang.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan