Di Balik Pelantikan PPK dan PPS Pilkada Rembang

Senin, 18 Mei 2015 | 17:36 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang melantik anggota PPK dan PPS terpilih untuk Pilkada 2015 di Gedung Haji, Jalan Pemuda Rembang, Senin (18/5/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang melantik anggota PPK dan PPS terpilih untuk Pilkada 2015 di Gedung Haji, Jalan Pemuda Rembang, Senin (18/5/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang akhirnya melantik anggota PPK dan PPS terpilih untuk Pilkada 2015 di Gedung Haji, Jalan Pemuda Rembang, Senin (18/5/2015) pagi.

Namun tidak semua PPK dan PPS hadir pada saat pelantikan utama ini. Beberapa anggota PPK dan PPS terpantau absen.

Menurut keterangan yang dihimpun, dari mereka yang absen itu ada yang karena mengundurkan diri serta ada pula yang karena terhalang tugas lain. Yang terhalang ini adalah PPK dan PPS yang berprofesi sebagai guru pengawas Ujian Sekolah tingkat SD.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud mengatakan, PPK dan PPS segera dihadapkan pada tugas baru yaitu pemutakhiran data pemilih.

“Rencananya, 11 Juni nanti Kementerian Dalam Negeri akan mengirimkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk dicocokkan dan diteliti menjadi daftar pemilih,” terangnya.

Sementara itu, beberapa jam setelah pelantikan utama, KPU menggelar pelantikan PPK dan PPS susulan. Tempatnya tak lagi di Gedung Haji, tetapi di KPU setempat.

Ada sedikitnya 20 orang yang mengikuti pelantikan susulan itu yang terdiri dari PPK dan PPS. Mereka antara lain berasal dari wilayah Kecamatan Bulu, Sluke, Rembang, dan Sedan.

Namun dalam pelantikan susulan itu, PPS Desa Tasiksono yang baru terisi satu orang, masih belum komplet alias masih kurang dua personel. Dengan demikian, setelah pelantikan susulan itu pun, akan masih ada susulan lagi.

Ketua KPU menambahkan, sesuai dengan tahapan Pilkada, PPK dan PPS baru, akan segera dihadapkan dengan tugas verifikasi faktual atas dukungan bakal calon perseorangan.

“Tugas tersebut cukup berat karena sebagian PPK dan PPS adalah personel baru. Namun KPU menjamin Pilkada bakal sukses,” tandasnya.

Beberapa jam sebelum pelantikan, KPU sempat mendapat surat rekomendasi dari Panwas Pilkada.

Surat rekomendasi itu terkait temuan mantan caleg PKS dari Dapil Pamotan-Sale saat Pemilu 2014 Abdul Wachid yang menjadi anggota PPS Desa Japerejo Kecamatan Pamotan.

Komisioner KPU Rembang Adib Ulinnuha mengaku sudah menindaklanjuti rekomendasi Panwas dengan mengonfirmasi yang bersangkutan. Karena benar, maka Abdul Wachid akhirnya dicoret dan diganti dengan personel baru. KPU kembali kecolongan, karena saat seleksi PPK, hal yang sama juga terjadi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan