Cuaca Buruk Bikin Harga Cabai Terus Naik

Kamis, 22 Desember 2016 | 18:31 WIB
Petani cabai di Desa Kasreman Kecamatan Rembang memetik cabai, Kamis (22/12/2016). Harga komoditas itu kini melambung seiring cuaca buruk pada beberapa waktu terakhir. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Petani cabai di Desa Kasreman Kecamatan Rembang memetik cabai, Kamis (22/12/2016). Harga komoditas itu kini melambung seiring cuaca buruk pada beberapa waktu terakhir. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Harga berbagai jenis cabai di pasar tradisional di Kabupaten Rembang diperkirakan terus naik selama beberapa pekan ke depan akibat cuaca buruk yang membuat petani komoditas ini gagal panen.

Seorang pedagang cabai di Pasar Lasem Sulastri menyebutkan, harga cabai rawit di tingkat pedagang naik Rp10 ribu per kilo dari sebelumnya Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu per kilo.

“Kenaikan harga cabai diakibatkan oleh musim hujan, karena stok di pasar sedikit, sedangkan permintaan banyak,” ungkapnya kepada reporter mataairradio.com.

Ia pun menyebutkan, kenaikan harga cabai juga diikuti lonjakan harga bahan kebutuhan pokok lainnya seperti telur yang naik Rp6 ribu per kilo, dari Rp18.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

“Gula naik dari Rp12.000 menjadi Rp12.500 per kilogram. Kondisi pasar saat ini, lumayan ramai, seiring datangnya tradisi peringatan Maulid Nabi,” terangnya.

Siti Mu’ayanah, seorang petani cabai di Desa Kasreman Kecamatan Rembang mengatakan, harga cabai merah kriting naik menjadi Rp40 ribu per kilo, dari harga sebelumnya Rp36 ribu per kilo, atau naik sebesar Rp4 ribu per kilo.

“Tiga kali panen dapat satu kuintal lebih. Panen pertama harga Rp36 ribu sekilo, panen ketiga, dan keempat harga naik menjadi Rp40 ribu per kilonya,” ujarnya pada Kamis (22/12/2016).

Menurutnya, kenaikan harga tersebut sudah sejak sekitar lima hari yang lalu lantaran dipicu oleh cuaca buruk yang mengakibatkan produksi cabai di tingkat petani kurang maksimal.

“Cuaca buruk juga mengakibatkan sebagian petani cabai gagal panen. Kalau curah hujannya tinggi tanaman cabai rentan berpenyakit. Prediksi hingga menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, harga cabai merah masih bisa naik lagi,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan