Warga Sale Ingatkan Caleg Hindari Kampanye Hitam

Sabtu, 18 Januari 2014 | 17:22 WIB
Partai Peserta Pemilu 2014.

Partai Peserta Pemilu 2014.

SALE, MataAirRadio.net – Sekitar 70 orang tokoh masyarakat di Kecamatan Sale berkumpul di Gedung Kesambi milik KPH Kebonharjo Jatirogo, Jumat (17/1) malam. Mereka saling akrab untuk mewujudkan Kecamatan Sale yang damai di tahun politik 2014.

Di acara itu, hadir calon anggota legislatif dari berbagai partai dan anggota DPRD dari daerah pemilihan Sale-Pamotan, serta elemen KPH Kebonharjo. Sejumlah kepala desa pun tampak menghadiri acara tersebut.

Bambang Susilo, koordinator acara itu mengatakan, selama ini Sale dikenal aman. Namun di tahun politik, keamanan bisa saja terganggu. Dia berharap, aksi saling gontok dan menjatuhkan tidak terjadi. Aksi demikian mengancam keamanan.

Melalui kegiatan itu, tokoh masyarakat juga menyeru kepada para caleg yang hadir. Belasan calon wakil rakyat yang hadir diminta menjaga kedamaian Sale di tahun politik ini.

Tahun politik 2014 akan diwarnai persaingan meraup suara dari para caleg. Menurut Bambang, acara itu sengaja digelar sebagai ajang untuk mengingatkan para caleg agar tidak juga melakukan kampanye hitam.

Pada forum itu, warga pun menyampaikan aspirasinya agar para caleg menghindari tindak kekerasan dan ancaman baik fisik maupun psikis dalam menggaet suara dari masyarakat.

Anggota DPRD Rembang kembali nyaleg, Ahmad Maskur Rukhani mengapresiasi ide orisinal dari warga itu. Intinya mereka menginginkan agar para caleg mendudukkan semangat mencalonkan diri secara benar demi masyarakat.

Dia bersama sejumlah caleg dari partai lainnya mengaku memanfaatkan acara tersebut untuk berbaur dan mendengar aspirasi warga untuk menghadapi Pemilu Legislatif, 9 April 2014. (Zamroni)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan