Bupati Salim Segera Diadili

Jumat, 17 Januari 2014 | 15:16 WIB
Bupati Rembang Mochammad Salim. (Foto:mataairradio.net)

Bupati Rembang Mochammad Salim. (Foto:mataairradio.net)

REMBANG, MataAirRadio.net – Bupati Rembang Mochammad Salim akan segera diadili sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi penyertaan modal ke PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ). Berkas perkara kasus Salim segera dilimpahkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah ke Pengadilan Tipikor Semarang.

Pengacara Mochammad Salim, Edy Heryanto yang dihubungi pada Jumat (17/1) siang mengaku mendapat informasi berkas kasus kliennya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Selasa (21/1) depan. Salim kini mendekam di sel tahanan Lapas Kedungpane Semarang.

Edy mengaku tidak tahu kondisi sel tahanan yang dihuni Salim, termasuk apakah bercampur dengan tahanan lainnya atau tidak. Dia berdalih tidak turut mengantarkan Salim sampai ke sel. Namun yang jelas, kondisi Salim secara umum sehat.

Sementara itu pihak keluarga Salim menginginkan pembantaran penahanan terhadap Bupati kelahiran 10 Mei 1970 itu. Keluarga, menurut Edy, sudah mewanti-wanti agar Salim mendapat pengobatan yang semestinya.

Pengacara sudah melayangkan pembantaran penahanan guna kepentingan berobat. Namun sampai dengan akhir pekan ini belum ada respon dari pihak kejaksaan.

Menurut Edy, ada obat khusus yang harus dikonsumsi kliennya terkait dengan pemasangan ring jantung. Salim dijadwalkan kembali kontrol ke Singapura pada 28 November, namun gagal setelah Imigrasi menerbitkan cekal ke luar negeri terhadapnya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Eko Suwarni ketika dikonfirmasi tidak menyebut pasti tanggal pelimpahan berkas perkara Bupati Rembang Mochammad Salim. Dia hanya menyebut, berkas kasus Salim dilimpahkan oleh jaksa penuntut umum.

Menurutnya, ada waktu 20 hari bagi jaksa untuk mempersiapkan berkas dan surat dakwaan yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor. Sementara Salim ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sejak Kamis (16/1) kemarin setelah sebelumnya ditahan oleh Polda Jateng pada hari Senin (13/1) lalu. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan