60 Alumnus BPUN MataAir Disiapkan Jadi Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Januari 2015 | 19:23 WIB

 

Rizvi Shihab, salah seorang ahli perminyakan dari Indonesia lulusan Pennsylvania State University Amerika Serikat, tengah memberikan materi di kelas Saintek Best Of The Best MataAir, di Omah Jawi, Kaliurang Yogyakarta, Kamis (22/01/2015). (Foto: Wahyu Salvana)

Rizvi Shihab, salah seorang ahli perminyakan dari Indonesia lulusan Pennsylvania State University Amerika Serikat, tengah memberikan materi di kelas Saintek Best Of The Best MataAir, di Omah Jawi, Kaliurang Yogyakarta, Kamis (22/01/2015). (Foto: Wahyu Salvana)

 
YOGYAKARTA, mataairradio.com – Sebanyak 60 mahasiswa terbaik alumnus BPUN (Bimbingan Pasca Ujian Nasional) MataAir disiapkan jadi pemimpin bangsa di masa depan.

Ajang penyiapan ini tergambar dari acara “1st MataAir’s Best of the Best” di Wisma Omah Jawi, Kaliurang, Yogyakarta, Kamis (22/1/2015).

Faiz Kurniawan, koordinator kegiatan ini menjelaskan, Best of the Best MataAir merupakan kegiatan yang telah dirancang oleh MataAir Foundation untuk mencari, mendidik, dan menyiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia.

Para mahasiswa ini digembleng sejak 19-25 Januari nanti.

Dia menyebutkan, materi yang diajarkan sangat beragam. Mulai dari pengembangan akademik, jaringan, keorganisasian, studi lanjut, serta pembekalan ke-NU-an dan ke-Indonesiaan.

“Sebelum mengikuti kegiatan ini, kami telah melakukan ‘screening’ (seleksi) ketat terhadap calon peserta dari berbagai kota di Indonesia,” ungkapnya.

Nunung Nasihah, mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Malang yang merupakan alumnus BPUN MataAir Rembang angkatan 2011 mengaku sangat senang bisa lolos seleksi dan mengikuti Best of the Best MataAir.

“Ini kesempatan langka, bisa mendapatkan materi top dari orang-orang yang disebutnya top pula. Materinya variatif dan disampaikan dengan metode yang juga kreatif,” ujarnya.

Meski sudah tiga hari berada di forum itu, Nunung mengaku tidak bosan. Pasalnya, ia merasa dituntut untuk siap menyongsong masa depan bangsa.

“Mbak Alissa Wahid, (putri mendiang Gus Dur yang menjadi salah satu pemateri, red.) berpesan, ajang ini tidak sekadar soal pendidikan tinggi, tetapi soal tanggung jawab moral dari seorang anak bangsa,” imbuhnya.

Selain Alissa Wahid, Best of the Best MataAir juga melibatkan pemateri lain seperti Katib Suriah PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Undip yang juga mantan Ketua PWNU Jawa Tengah M Adnan, serta Dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia Mahmud Syaltout.

Hadir pula sebagai pemateri Dekan Fakultas Teknologi Informasi ITS Surabaya Agus Zainal Arifin dan Dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta Robertus Robet, serta sejumlah tenaga pengajar profesional dari beberapa perguruan tinggi ternama lainnya.

 

Penulis: Wahyu Salvana
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan