Belasan Desa di Rembang Belum Bisa Cairkan ADD

Kamis, 16 Juli 2015 | 16:26 WIB
Ilustrasi (Foto:4.bp.blogspot.com)

Ilustrasi (Foto:4.bp.blogspot.com)

REMBANG, mataairradio.com – 13 desa di Kabupaten Rembang belum bisa mencairkan alokasi dana desa (ADD) sebesar 50 persen pada tahap pertama sebelum Lebaran karena APBDes mereka belum beres.

Padahal, syarat pencairan ADD lebih mudah daripada pencairan dana desa dan dana bagi hasil pajak/retribusi.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Rembang Akhsanuddin menyebutkan, 13 desa itu tersebar di Kecamatan Bulu tujuh desa, Pamotan empat desa, serta Sale dan Sulang masing-masing satu desa.

“274 desa yang sudah, mencairkannya secara bergelombang, Senin (13/7/2015) hingga Rabu (15/7/2015) kemarin,” terangnya kepada mataairradio, Kamis (16/7/2015) siang.

Menurut Akhsanuddin, 60 persen dari 50 persen ADD yang dicairkan, dipakai untuk penghasilan tetap atau siltap perangkat desa, tunjangan lembaga desa seperti BPD, dan tunjangan RT/RW.

“Pencairan ADD ini cukup menggunakan surat perintah pencairan dan surat keputusan kades,” jelasnya.

Kabag Tata Pemerintahan mengakui, sedianya tidak hanya ADD yang dicairkan, tetapi dana desa yang 40 persen dan dana bagi hasil pajak/retribusi yang 30 persen.

“Tetapi, karena syaratnya lumayan rumit (seperti perlu ada gambar teknis), pencairannya dilakukan kemudian,” tandasnya.

Akhsanuddin menambahkan, baik 13 desa yang belum mencairkan ADD, maupun pencairan dana desa dan bagi hasil pajak serta retribusi, setelah Lebaran.

“Tetapi hampir semua dana yang mestinya dicairkan sudah kami kirim ke rekening desa. Sudah 90 persen yang dananya telah ditransfer ke rekening desa,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan