Begini Asyik-Serunya Perkemahan Pramuka di Dadapa-Sedan

Kamis, 16 Juni 2022 | 10:29 WIB

Sejumlah murid dari SMPN 3 Pmotan menampilkan tarian kolosal pada kegiatan perkemahan pramuka, di Lapangan Dadapan-Sedan, Rabu (15/6/2022) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

SEDAN, mataairradio.com – Perkemahan Wirakarya Daerah X dan Kemah Bhakti Gudep Perti di Lapangan Desa Dadapan, Kecamatan Sedan pada Rabu (15/6/2022) berlangsung asyik dan seru.

Keseruan itu mulai tampak saat memasuki  gapura masuk Desa Dadapan. Di sana warga sekitar masang bendera merah putih di depan rumahnya masing-masing. Sementara siswa-siswi SD berdiri di pinggir jalan memnyambut para tamu-tamu yang berdatangan.

Kemah ini diikuti 12 Kwartir Cabang di Jawa Tengah. Acara dimeriahkan dengan sejumlah pertunjukan seni oleh para pelajar.

Seperti tari kolosal oleh murid-murid SMP Negeri 3 Pamotan dan dua tim marching band.

Kwarcab Gerakan Pramuka Rembang, mencatat peserta yang datang ada 200 perserta dari 12 kwarcab.

Keseruan bukan hanya dirasakan okeh peserta, bahkan warga sekitar pun antusias menyaksikan.

Perkemahan tersebut teknisnya digelar dengan sistim homestay. Ada sejumlah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan. Seperti bakti sosial dan pembangunan rumah tak layak huni.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, perkemahan ini merupakan kali pertama digelar di Rembang. Menurutnya, Pramuka merupakan wadah untuk membentuk karakter dan talenta kaum pemuda.

“Saya berharap Pramuka bisa ambil bagian dalam pembanguan,” ujarnya saat memberikan amat dalam upacara pembukaan kemah.

Melalui pramuka, Bupati melanjutkan,  bisa menjadi rumah kaum muda yang ingin berkembang. Selain juga menjawab kebutuhan generasi sekarang yang hidup berdampingan dengan digitalisasi.

“Perubahan inovasi teknolagi akan terjadi. Jika tidak melakukan trobosan maka kita akan tergulung dengan perubahan itu,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan