Balik Arah Mendadak, Pemotor Tertabrak

Jumat, 25 Desember 2015 | 16:31 WIB
Korban kecelakaan di Jalur Pantura Rembang dekat kantor pos setempat, Jumat (25/12/2015), ketika dirawat di UGD RSUD dr R Soetrasno. (Foto: Pujianto)

Korban kecelakaan di Jalur Pantura Rembang dekat kantor pos setempat, Jumat (25/12/2015), ketika dirawat di UGD RSUD dr R Soetrasno. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Diduga hendak putar balik arah, namun secara mendadak, seorang pemotor bertabrakan dengan pemotor lain yang melaju di belakangnya di Jalan Pantura Kota Rembang dekat kantor pos setempat, Jumat (25/12/2015) siang sekitar pukul 10.30 WIB.

Awalnya, pemotor Yamaha Jupiter K 5985 SD bernama Sunarto (56) warga Tasikagung-Rembang, melaju dari arah barat menuju timur. Di belakang, melaju pemotor Honda Mega Pro W 3492 JD bernama Amang Abdurrakhman (21) warga Sukorame-Gresik, Jawa Timur.

Karena jarak sudah terlalu dekat, maka tabrakan pun tak terhindarkan.

Aiptu Agus Salim, petugas dari Satlantas Polres Rembang di lokasi kejadian menuturkan, dari keterangan saksi yang melaju di belakang Mega Pro, Sholahudin warga Mlagen-Pamotan, tabrakan dipicu pemotor Jupiter yang balik arah tiba-tiba.

Sementara itu, akibat kecelakaan tersebut, Sunarto menderita luka robek di bagian dahi kanan dan lecet di bagian tangan dan tumit, sedangkan Amang nyaris tidak terluka, kecuali bibirnya yang bengkak akibat benturan kecil.

“Sunarto dibawa ke rumah sakit daerah untuk dirawat,” tuturnya.

Sementara Amang dibawa ke kantor polisi, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Baik sepeda motor Sunarto maupun Amang, sama-sama rusak dan diamankan ke Makolantas Polres Rembang sebagai barang bukti kecelakaan.

Aiptu Agus Salim menduga, meski pemotor Jupiter bersalah karena balik arah secara tiba-tiba, tetapi pemotor Mega Pro ditengarai melaju cukup kencang. Menurut polisi, jalur dekat Kantor Pos Rembang tidak terlalu rawan.

“Cuma, jalur itu kadang sepi dan memicu pengendara mengebut,” tandasnya.

Di tempat terpisah atau di UGD RSUD dr R Soetrasno Rembang, Sunarto sempat meringis kesakitan begitu diturunkan dari mobil polisi ke ruangan gawat darurat.

Polisi sempat kesulitan mengungkap identitas Sunarto, sebelumnya akhirnya mendapati dompet korban berisi kartu identitas.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan