Artis Youtube ‘Mbah Minto’ Tutup Usia, Gubernur Ganjar Beri Ucapan Duka Cita

Kamis, 23 Desember 2021 | 14:39 WIB

Ilustrasi. (Foto: Instagram)

 

SEMARANG, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa duka mendalam atas meninggalnya Mbah Minto Klaten. Ia mendoakan, bintang youtube yang viral dengan parodi-parodi lucu namun bermakna di chanel youtube Ucup Klaten itu husnul khotimah.

“Kita turut berduka ya, atas meninggalnya Mbah Minto. Mudah-mudahan beliau husnul khotimah,” kata Ganjar, Kamis (23/12/2021).

Menurut Ganjar, Mbah Minto merupakan sosok yang sangat menginspirasi semua orang. Dengan gaya lugu dan lucunya, nenek berusia 85 tahun bernama lengkap Minto Suwito Siyam itu bisa menghibur dan membuat orang bahagia.

“Tidak hanya menghibur, tapi sekaligus bisa memberikan pesan-pesan pada masyarakat,” kenangnya.

Menurut Ganjar, kolaborasi antara Mbah Minto dan Ucup Klaten memberikan inspirasi pada yang lain. Tentang bagaimana cara komunikasi ke publik yang baik, dengan membawa pesan yang baik pula.

“Ini bisa memberikan inspirasi pada yang lain, begini lho cara komunikasi ke publik yang baik. Pesannya dapat, dengan gaya kekinian. Dan ternyata tidak harus muda, bahkan orang senior selugu Mbah Minto bisa memberikan inspirasi pada banyak orang. Termasuk pada saya,” pungkasnya.

Mbah Minto merupakan nenek berusia 85 tahun asal Dusun Selorejo Desa Krakitan Kecamatan Bayat, Klaten. Nama Mbah Minto mulai terkenal saat ia muncul dalam konten youtube dagelan gagal mudik yang digarap Ucup Klaten.

Sejak video gagal mudik itu viral, Mbah Minto jadi terkenal. Setelah itu, banyak video hasil karya Mbah Minto yang selalu mengundang perhatian.

Kenangan antara Ganjar dengan Mbah Minto adalah saat Ganjar menelpon Mbah Minto usai video minta THR viral. Ganjar juga memberikan THR ke Mbah Minto sebesar Rp1 juta. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan