Anak-anak Pengungsi Korban Bencana Tanah Gerak di Cilacap Dijenguk Gubernur

Kamis, 18 November 2021 | 12:03 WIB

Anak-anak pengungsi korban bencana tanah gerak di Kabupaten Cilacap dijenguk gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pada Rabu (17/11/2021). (Foto: mataairradio.com/Humas Pemprov Jateng)

CILACAP, mataairradio.com – Belasan anak-anak Desa Karanggintung, Kabupaten Cilacap bahagianya bukan kepalang. Bagaimana tidak, mereka yang sedang mengungsi karena tempat tinggalnya terkena bencana tanah gerak ditengok oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Tak sekadar datang, mantan anggota DPR RI itu menghibur mereka dengan kelakar-kelakar ala Ganjar Pranowo. Tetapi bukan Ganjar jika datang dengan tangan kosong. Tak hanya bantuan logistik, Ganjar juga berbagi mainan untuk anak-anak.

“Kamu kelas berapa? Di sini mengungsi ya? Makannya yang rajin ya,” ujar Ganjar saat menggendong salah seorang anak di bali desa Karanggintung, Rabu (17/11/2021) petang.

Ganjar kemudian menawarkan kepada anak-anak apakah mereka suka mainan atau tidak. Sambil menawari, Ganjar meminta ajudan untuk mengambilkan mainan yang sudah dibawanya di dalam mobil.

“Ambilkan satu mainan untuk perempuan dan satu untuk laki-laki,” kata Ganjar pada ajudan.

Praktis, aksi Ganjar pun mengundang perhatian anak-anak lainnya. Mereka yang semula malu-malu bersembunyi di balik punggung orangtuanya, berebut mendekat ke Ganjar agar mendapat mainan juga.

“Dah itu dusnya diambil aja semua biar milih sendiri-sendiri. Satu anak satu ya, yang adil,” tutur Ganjar.
Sambil memberikan mainan, Ganjar juga memberikan pesan pada anak-anak tersebut. Salah satunya untuk saling menyayangi dan menghormati.

“Ini mainannya ya, hormati gurumu, teman-temanmu, sayangi kedua orangtuamu. Belajar yang rajin,” tutur Ganjar.

Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sangat menyukai anak-anak. Di setiap kesempatan, Ganjar selalu mengajak ngobrol jika bertemu anak-anak. Belakangan, Ganjar yang sering bertemu anak-anak itu sengaja menyiapkan mainan di bagasi mobilnya. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan