Warung Mie Ayam di Pamotan Langsung Disemprot Tanpa Diberi Peringatan

Jumat, 9 Juli 2021 | 18:03 WIB

Foto tangkap-layar dari video viral berdurasi 17 detik, tentang penyemprotan warung bakso dan mie ayam di Pamotan oleh petugas, pada Senin (5/7/2021) malam.

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Warung bakso dan mie ayam milik Krisnawati di Kecamatan Pamotan disemprot oleh petugas Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, lantaran dianggap melanggar aturan PPKM Darurat Jawa-Bali, karena masih beroperasi di atas pukul 20.00 WIB.

Padahal pada saat insiden penyemprotan itu, Krisnawati pemilik warung menjelaskan, sebenarnya pada pukul 19.30 warungnya sudah mulai ditutup. Bahkan, sejumlah barang sudah ia kemas, serta lampu juga sudah dimatikan.

Namun menjelang pukul 20.00, datang seorang kakek yang bermaksud ingin membungkus mie ayam untuk cucunya. Karena merasa kasihan, Krisnawati berusaha melayaninya.

“Toko Fotokopi sudah tutup. Bakso juga sudah tutup. Cuma memang ada di depan (Warung dan toko, red.) itu sepeda motor karyawan saya yang fotokopi dan karyawan saya bakso. Sama motor pribadi saya dan motor pribadi suami dan punyanya anak. mungkin dikira itu pembeli,” jelasnya.

“Padahal itu udah terang, di video itu udah gelap. Nggak tau kenapa langsung disemprot. Mungkin kesalahan saya masih bungkuskan si mbah tua yang minta bungkuskan mie ayam buat cucunya. Yang tega nolak ya siapa, orang cuma satu saja,” imbuhnya.

Krisnawati mengungkapkan, sebelum warung miliknya disemprot, pihaknya tidak diperingatkan terlebih dahulu oleh petugas. Tiba-tiba disemprot dan orang-orang yang ada di warung kaget.

Bahkan, ia manambahkan seorang kakek yang saat itu sedang membungkus atau membeli mie ayam untuk cucunya itu, juga kaget dan jatuh tergelincir.

“Ditegur dulu, nyamperin atau apa, tanya, itu motor kok masih banyak, ini punyanya siapa. Atau gimana. Nggak langsung dari arah selatan tiba-tiba disemprot. Spontan kita kaget, si mbahnya ya mungkin spontan juga kaget, lari, jalan licin sampe jatuh,” terangnya.

Warung bakso dan mie ayam milik Krisnawati (33), Warga Dukuh Palan, Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan itu, berlokasi di tepi Jalur Lasem-Pamotan atau di sebelah selatan Puskesmas setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapan.

Peristiwa penyemprotan warung bakso dan mie ayam itu, sudah terjadi pada Senin (5/7/20211) malam atau empat hari yang lalu, namun hingga saat ini videonya masih terus dibagikan oleh warganet di sejumlah platfom media sosial.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan