Sejumlah Petani di Rembang Hadapi Problematik Kartu Tani

Selasa, 26 Januari 2021 | 15:42 WIB

Ilustrasi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah petani di Kabupaten Rembang mengalami kendala terkait permasalahan Kartu Tani. Hal itu kemudian berdampak terhadap mekanisme pembelian pupuk subsidi oleh para petani.

Kepala Seksi Pupuk, Pestisida, dan Alsintan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang Mochamad Setiarta membenarkan ada berbagai permasalahan terkait Kartu Tani yang dialami petani.

Permasalahan itu antara lain kartu tani diblokir, kuota kartu tani nol atau kosong, petani pendaftar lama belum mendapat kartu tani atau kartu tani belum jadi, serta petani pendaftar baru belum mendapatkan kartu tani.

Menurutnya, kartu tani diblokir disebabkan oleh salah memasukkan nomor PIN dan kartu tersebut tidak digunakan pada tahun sebelumnya.

“Solusinya bisa langsung dibawa ke BRI dengan membawa buku tabungan,” terangnya kepada mataairradio.com.

Sedangkan terkait kuota kartu tani nol Setiarta mengatakan, disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti, pemegang kartu tani merupakan pindahan dari kelompok tani yang lain.

Kemudian NIK tidak sesuai dengan KTP dan nomor kartu di ATM kartu tani tidak sama dengan nomor kartu di Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI).

Atas kondisi itu, pihaknya sudah menyampaikan kepada petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), agar berkoordinasi dengan pihak Unit BRI terdekat.

“Sudah kami sampaikan ke teman-teman PPL untuk berbagai permasalahan Kartan (Kartu Tani, red.), untuk dikoordinasikan dengan teman-teman BRI Unit terdekat,” pungkasnya.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Kartan memiliki berbagai manfaat bagi para petani, yaitu petani mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

Lalu, petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara (Tengkulak, red.). Di sini para petani dapat dengan mudah melakukan penjualan secara langsung ke Bulog selaku off taker.

Petani cukup membawa Kartu Tani dan menimbang hasil panen. Hasil panen nantinya akan di-input dan muncul besaran pembayaran di server Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI) dan akan dikirimkan ke telepon genggam petani via pesan singkat.

Manfaat lainnya adalah kemudahan pembayaran kredit usaha. Dengan menggunakan Kartu Tani, para petani dapat mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Kartu Tani ini pun digunakan untuk memverifikasi data para petani ketika melakukan pengajuan pinjaman kredit usaha.

Selain itu, dengan memiliki kartu tani maka petani bisa menggunakannya sebagai tabungan dan bisa meminimalisasi kerugian finansial jika dibandingkan dengan cara konvensional.

Terakhir, manfaat Kartu Tani yang bisa dirasakan oleh para petani ialah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi. Terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan