Puluhan Rumah Warga Bonang Diterjang Puting Beliung

Jumat, 13 Januari 2017 | 13:31 WIB

Puluhan rumah warga di wilayah RT 4 RW 2 Desa Bonang Kecamatan Lasem diterjang puting beliung pada Kamis (12/1/2017) petang. (Foto: Pujianto)

 

LASEM, mataairradio.com – Puluhan rumah warga di wilayah RT 4 RW 2 Desa Bonang Kecamatan Lasem diterjang puting beliung pada Kamis (12/1/2017) petang.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, dua rumah rusak berat, dua rumah rusak ringan, dan 20 rumah rusak ringan.

Angin kencang yang menyapu di tengah guyuran hujan deras juga menumbangkan empat pohon di desa itu. Dua rumah rusak berat ialah milik Aminah dan Fatimah.

“Kerugian akibat rumah Aminah yang rusak sekitar Rp15 juta dan Fatimah sekitar Rp10 juta. Untuk rumah yang rusak sedang milik Ngabdi dan Mida,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Rembang Pramujo.

Dari pendataannya, rumah yang rusak sedang mengakibatkan kerugian material sekitar Rp1,5 juta. Adapun 20 rumah warga yang rusak ringan, total kerugiannya sekitar Rp10 juta.

“Total kerugian keseluruhan akibat bencana puting beliung di Desa Bonang Kecamatan Lasem, dari 24 rumah, sebesar sekitar Rp38 juta. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Rini, salah seorang warga yang rumahnya rusak ringan menuturkan, sebelum puting beliung menyapu, hari itu cuaca cukup terik. Sekitar pukul 17.00 WIB, hujan turun.

“Waktu itu, hujan turun deras. Sebelumnya memang panas terik. Hujan turun sekitar pukul 17.00 WIB, sedangkan angin kencang datang pukul 17.30,” tuturnya.

Sebelum petang itu, menurutnya, belum pernah sekalipun ada bencana puting beliung di desanya. Ia pun kaget dan panik, apalagi suaminya tak ada di rumah.

“Saya masih sangat bersyukur, meskipun angin masuk rumah dan memecahkan figura foto dan jam dinding serta genting berterbangan, namun rumah masih berdiri,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan