Proyek Rumah Sakit dan Penataan Bekas Pasar Pamotan Gagal Lelang

Selasa, 2 Januari 2018 | 20:44 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz pada sebuah kesempatan jumpa pers dengan awak media di Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Rembang, Selasa (2/1/2017) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Proyek pembangunan gedung kamar perawatan kelas III di RSUD dr R Soetrasno Rembang dan penataan bekas Pasar Pamotan mengalami gagal lelang pada tahun 2017.

Padahal pembangunan gedung perawatan senilai Rp5 miliar dan penataan bekas pasar senilai Rp12 miliar itu, sudah direncanakan dikerjakan pada tahun lalu.

Menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, kegagalan lelang dua proyek tersebut karena calon rekanan tidak memenuhi syarat.

“Dua proyek gagal lelang itu akan kembali dilelang pada tahun 2018,” katanya.

Bupati menerangkan, bangunan gedung kamar perawatan kelas III di RSUD dr R Soetrasno sediakan akan dibuat bertingkat.

Sementara penataan bekas Pasar Pamotan akan dilakukan mencakup kawasan depan masjid, eks kawedanan, dan pasar buah yang sekarang.

“Di bekas Pasar Pamotan, yang depan masjid itu, akan dibuat deretan ruko,” jelasnya.

Sementara di eks kawedanan akan dibuat kios-kios guna menampung pedagang kaki lima dan pedagang yang sekarang di pasar buah.

“Selain itu, di kawasan bagian depan eks kawedanan juga akan dibangun beberapa toko kelontong,” katanya.

Pada kesempatan jumpa pers dengan awak media di Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Rembang, Selasa (2/1/2017), Bupati juga membeber adanya rekanan yang diputus kontrak.

“Rekanan itu adalah yang mengerjakan proyek perbaikan jalan pada ruas Ukir hingga Bangunrejo senilai hampir satu miliar rupiah,” bebernya.

Menurut Bupati, rekanan mengerjakan proyek tidak sesuai spesifikasi mutu.

“Rekanan ini akan dimasukkan dalam daftar hitam, sehingga dalam dua tahun ke depan tidak boleh menggarap proyek di Rembang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan