Pembangunan Gedung Baru RSUD Molor Meski Sudah Di-addendum

Senin, 3 Desember 2012 | 18:12 WIB


Pembangunan Gedung Baru RSUD Molor

REMBANG – MataAirRadio.net, Penyelesaian pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang diyakini akan kembali molor, meski sebelumnya, pejabat pembuat komitmen dari pihak rumah sakit telah sepakat memperbaiki kesepakatan dengan memperpanjang kontrak pekerjaan atau addendum dengan pihak pelaksana proyek.

Berdasarkan pantauan reporter MataAir Radio, Senin (3/12) pagi, pembangunan masih difokuskan pada penyelesaian pekerjaan hingga tiga lantai dari empat lantai yang direncanakan.

Pekerjaan tiga lantai itu pun baru mendekati tahap finishing, padahal sesuai addendum kontrak, perpanjangan pengerjaan proyek disepakati berakhir 6 Desember 2012.

Diminta konfirmasinya mengenai kemungkinan molornya pengerjaan pembangunan gedung baru rumah sakit plat merah itu, Pejabat Humas RSUD dr R Soetrasno Rembang, Giri Saputra menyatakan, jika pembangunan tiga lantai pasca-addendum itu kembali molor, pihaknya akan mendenda pelaksana proyek.

Giri menyebutkan, denda yang akan dikenakan ke pihak pelaksana proyek ditetapkan seperseribu dari nilai kontrak pekerjaan yang belum dikerjakan, per hari. Namun, pihaknya berharap proyek bisa diselesaikan pada tepat waktu.

Dengarkan rekaman di sini.

Pejabat Humas RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputra menambahkan, addendum kontrak terjadi lantaran ada perubahan desain awal pembangunan gedung empat lantai, yang pada 2012 dikerjakan hanya tiga lantai dengan anggaran lebih dari tujuh miliar rupiah.

Pada kesepakatan awal, pembangunan gedung baru itu direncanakan dengan beberapa ruang yang pada kenyataannya bakal melahap bangunan pagar di sisi selatan.

Namun, karena pagar tersebut juga baru saja selesai dibangun sehingga disayangkan kalau harus dibongkar, maka rencana kemudian diubah dengan penyesuaian sedemikian rupa, sehingga tidak melahap bangunan pagar.

Giri pun menyebutkan, apabila pembangunan gedung baru tersebut dituntaskan menjadi empat lantai, kebutuhan anggarannya menjadi Rp13 miliar. Dengan demikian, masih kurang sekitar enam miliar rupiah. Namun, penuntasan itu belum akan dilakukan pada 2013.

Dengarkan rekaman di sini.

Untuk diketahui, jika pembangunan tuntas empat lantai, maka dalam gedung baru itu akan ada sepuluh kamar perawatan kelas VIP dan lift antarlantai.

Sebelumnya, pengerjaan proyek disepakati dimulai 31 Mei 2012 dan diperkirakan rampung 27 Oktober 2012. Namun kemudian di-addendum menjadi harus tuntas pada 6 Desember 2012. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan