Polisi Sidak Warkop dan Karaoke Jelang Imlek

Jumat, 27 Januari 2017 | 17:13 WIB

Pihak Polres Rembang saat melakukan inspeksi secara mendadak ke sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Rembang, Kamis (27/1/2017) malam. Inspeksi tersebut dilakukan guna cipta kondisi kondusif menjelang Perayaan Imlek 2568. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kepolisian Resor Rembang melakukan inspeksi secara mendadak (Sidak) ke sejumlah warung kopi serta tempat karaoke, Kamis (26/1/2017) malam.

Sidak tersebut dilakukan sebagai upaya cipta kondisi menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Kabupaten Rembang. Ada enam warung kopi dan satu tempat karaoke yang diinspeksi polisi.

Kesemuanya di wilayah Kecamatan Rembang. Enam warung kopi itu masing-masing satu di wilayah Desa Sumberjo, tiga di wilayah Mondoteko, dan satu di wilayah Desa Ketanggi.

Sementara satu tempat karaoke yang diinspeksi adalah Kafe Dimensi di bilangan Jalan Slamet Riyadi, masuk wilayah Desa Mondoteko. Sasaran polisi dalam operasi tersebut antara lain peredaran miras.

Kepala Bagian Operasi Polres Rembang Komisaris Yohan Setiajid mengaku mengerahkan sebanyak 35 personel lintas fungsi pada operasi yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB tersebut.

“Kami mendata para pramusaji di warung kopi dan pemandu karaoke di cafe; apakah ada yang di bawah umur atau tidak. Hasilnya tidak ada PK dan pramusaji yang di bawah umur,” katanya kepada mataairradio.com, Jumat (27/1/2017).

Namun pihaknya menyita beberapa botol miras jenis tuak dan bir. Minuman beralkohol tersebut diamankan ke Mapolres Rembang. Ada dua botol tuak dan empat botol bir yang disita ke markas polisi.

“Target kami tidak hanya miras termasuk yang oplosan, tetapi juga peredaran narkoba. Tetapi untuk ini (narkoba, red.), hasilnya nihil. Kepada para pemilik dan pekerja warkop dan tempat karaoke, kami imbau selalu menjaga ketertiban,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan