Operasi Pekat Berakhir, Target Ungkap Kasus Narkoba Meleset

Rabu, 15 Juni 2016 | 16:49 WIB
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Rembang Komisaris Yohan Setiajid. (Foto: Pujianto)

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Rembang Komisaris Yohan Setiajid. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2016 yang berlangsung sejak 31 Mei 2016 oleh Kepolisian Resor Rembang telah berakhir 14 Juni lalu.

Pihak Bagian Operasi pada Polres Rembang mencatat capaian di atas target terhadap kasus perjudian, premanisme, prostitusi, petasan, dan miras, sedangkan kasus narkoba minim pengungkapan.

Kabag Ops Polres Rembang Kompol Yohan Setiajid kepada reporter mataairradio mengungkapkan, selama Operasi Pekat 2016, 9 kasus perjudian terungkap dengan 13 orang tersangka.

“Target kami lima kasus perjudian terungkap dengan target 10 orang tersangka. Untuk premanisme, dari target 10 kasus dan 20 orang, kami sukses ungkap 13 kasus dan 24 orang,” ungkapnya, Rabu (15/6/2016).

Ia pun membeber, dalam 14 hari Operasi Pekat Candi 2016, berhasil diamankan 8.266 biji petasan dan 264 liter minuman keras serta 21 orang dalam perkara prostitusi atau tindak mesum.

“Petasan target benda 1.500 biji, miras 200 liter, dan prostitusi 20 orang. Kami lampaui target itu dan semoga masyarakat menjadi semakin patuh terhadap hukum yang berlaku,” bebernya.

Yohan mengakui, target pengungkapan kasus narkotika dan obat-obatan berbahaya selama Operasi Pekat di wilayah hukum Polres Rembang tiga kasus hanya tercapai satu kasus.

“Waktu kami terbatas dan sebelumnya kami juga sudah melakukan Operasi Bersinar. Jadi pelaku masih tiarap. Namun demikian kita masih tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus narkoba,” tegasnya.

Operasi Pekat Candi 2016 dilakukan guna menciptakan suasana aman menjelang dan pada masa awal Ramadan. Pihak kepolisian akan merangkai upaya menciptakan kondisi aman selama Ramadan dengan Operasi Ramadaniah.

“Segala upaya pengungkapan tindak kejatahan dan pemberantasan penyakit masyarakat, akan terus dilakukan tanpa terikat Operasi Pekat,” ujar Kapolres Rembang AKBP Sugiarto dalam sebuah kesempatan, baru-baru ini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan