Mudik, Warga Boleh Titipkan Kendaraan di Mapolres

Jumat, 1 Juli 2016 | 16:27 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Rembang Abdul Hafidz mengecek kesiapan pos pelayanan di kawasan Alun-alun Rembang, Kamis (30/6/2016) malam. (Foto: Humas Polres Rembang)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Rembang Abdul Hafidz mengecek kesiapan pos pelayanan di kawasan Alun-alun Rembang, Kamis (30/6/2016) malam. (Foto: Humas Polres Rembang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga Kabupaten Rembang yang hendak mudik ke kampung halaman boleh menitipkan kendaraan bermotor atau barang berharga yang ditinggalkan di markas kepolisian resor (Mapolres) atau mapolsek setempat.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengatakan, kemudahan tersebut antara lain guna memberikan rasa aman bagi anggota masyarakat yang akan mudik pada Lebaran 1437 Hijriah, tanpa menyimpan rasa was-was.

Ia berharap agar warga yang mau mudik berkoordinasi dengan pihak polsek atau polres, guna kepentingan pendataan, agar para petugas fokus dalam melakukan patroli terhadap rumah kosong yang ditinggal oleh empunya.

“Terhadap rumah kosong, kami sudah ploting anggota polisi untuk melakukan pengamanan. Makanya rumah kosong yang ditinggal pemudik agar didata biar kita bisa selektif mengamankan rumah kosong dari sasaran tindak pidana,” ujarnya.

Kapolres membenarkan, beberapa perumahan kekurangan tenaga pengamanan pada momen Lebaran, sehingga warga setempat diharapkan agar menggiatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna pengamanan swakarsa.

“Pada Operasi Ramadaniya Candi 2016, kami mengerahkan 2/3 kekuatan kami, sekitar 278 personel, guna mengamankan mudik dan balik Lebaran tahun ini. Meski demikian, peran aktif dari masyarakat tetap diperlukan,” tegasnya.

AKBP Sugiarto memastikan kondisi jalan di Kabupaten Rembang siap digunakan pemudik dengan dukungan satu pos pelayanan dan lima pospam atau pos pengamanan di sepanjang Jalur Pantura.

Kamis (30/6/2016) menjelang tengah malam sepulang dari takziah wafatnya Nyai Hajah Siti Fatmah, istri Gus Mus, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Rembang tampak mengecek pos pelayanan di kawasan Alun-alun Rembang.

Gubernur meminta kepada petugas agar mengupayakan Lebaran yang nyaman bagi pemudik yang melakukan perjalanan sendiri atau berangkat melalui program mudik gratis.

“Tugas pemerintah adalah memastikan kondisi jalur yang akan dilalui pemudik layak digunakan, mengontrol harga kebutuhan pokok, mengawasi kenaikan tarif angkutan, dan memaksimalkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan