Lima Rumah Warga Rembang Memprihatinkan Dibedah, Dibikinkan Baru Djarum

Sabtu, 3 Desember 2022 | 04:08 WIB

Serah-terima program bantuan bedah rumah kerjasama Pemprov Jateng dengan PT Djarum, di Desa Sarangmeduro, Kragan, Rembang, Jumat (3/12/2022). (Foto: Mukhammad Fadlil)


KRAGAN, mataairradio.com –
Sebanyak lima unit rumah milik warga di Kabupaten Rembang yang dalam kondisi tak layak huni, dibedah dan dibikinkan baru oleh PT Djarum. Salah satu yakni milik Sanib warga Desa Sarangmeduro, Kragan yang pada Jumat (3/12) secara resmi selesai direnovasi dan diserahkan-terimakan.

Deputy General Manager Corporate Communication PT Djarum, Achmad Budiharto menerangkan, sebenarnya ada 10 unit rumah milik warga Rembang yang akan pihaknya sasar program rumah sehat layak huni atau RSLH, namun setelah pihaknya lakukan verifikasi, yang lolos hanya tinggal lima rumah.

Dalam pelaksanaan program bedah rumah, PT Djarum tak tanggung-tanggung. Yakni langsung memberikan pembiayaan penuh. Budiharto mengatakan, rata-rata setiap satu unit bedah rumah menelan biaya Rp50 samapai Rp60 juta.

Di Rembang saja total biaya bedah rumah untuk lima unit rumah milik warga pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp300 juta.

“Kita tidak ingin memberatkan masyarakat, jadi semuanya kita tanggung. Tapi konsep gotong royong tetap dijalankan. Saat renovasi, kita berdayakan masyarakat sekitar,“ jelas Budiharto.

Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur mengatakan, selain program RSLH, upaya menekan angka kemiskinan ekstrem juga melalui sektor lain. Misalnya seperti air bersih, jambanisasi dan listrik.

“Dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem, sebenarnya Pemprov Jateng tidak hanya melakukan program bedah rumah tapi ada juga sejumlah sektor digarap pemerintah, seperti air bersih, jambanisasi dan bantuan listrik,” jelas Imam.

Sementara itu, lima unit rumah milik warga  Rembang yang mendapat program bedah rumah yakni di Desa Sarangmeduro Kecamatan Sarang. Semuanya itu adalah  milik Taslimah, Tasmini, Nanang Abdul Muhid, Kasiyati dan Sanib.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan