KPU Pastikan DPSHP Klir dari Pemilih Bermasalah

Rabu, 30 September 2015 | 17:46 WIB
Setiker telah terdaftar sebagai pemilih Pilkada Rembang 2015. (Foto: Arif Bahtiar)

Setiker telah terdaftar sebagai pemilih Pilkada Rembang 2015. (Foto: Arif Bahtiar)

 
REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang memastikan daftar pemilih di DPS hasil perbaikan sudah klir dari data pemilih bermasalah, terutama yang sempat tercatat ganda dan yang sudah meninggal dunia tetapi masih sempat muncul di DPS.

Menurut Komisioner Divisi Data Pemilih pada KPU Rembang Nurul Muasiroh, pemilih yang bermasalah, termasuk yang kini alih status menjadi anggota TNI/Polri, telah pindah domisili, dan belum akan genap 17 tahun atau menikah di 9 Desember 2015, sudah dilakukan pencoretan.

Demikian pula dengan data pemilih yang ditemukan fiktif atau tidak diketahui orangnya, juga dicoret. Sementara terhadap pemilih memenuhi syarat tetapi belum terdaftar di DPS, Nurul memastikan memasukkannya di DPS hasil perbaikan yang akan ditetapkan menjadi DPT.

“Kami dan KPU Pusat sudah berusaha, sebisanya (pemilih bermasalah) tidak muncul lagi.  Kita lakukan pencoretan ulang. Sejauh ini sudah klir,” ungkapnya.

Nurul menegaskan, pada rentang 29-30 September ini, semua kecamatan sudah merekapitulasi jumlah pemilih di DPS-HP. PPK Rembang dan Sale menjadi yang terakhir, yang melakukan rekapitulasi DPS-HP, karena baru melakukannya pada Rabu (30/9/2015) siang.

Komisioner asal Kecamatan Kragan ini menyatakan sudah berpesan sejak dini kepada masing-masing PPS di seluruh desa di Rembang, supaya melaporkan setiap perkembangan perubahan data pemilih, setelah DPS-HP ditetapkan menjadi DPT. Nurul menyebut PPSnya kian terampil.

Mengenai data pemilih yang berpotensi kembali tertolak input di aplikasi sistem informasi data pemilih (sidalih) sehingga menjadi masalah lagi, KPU memastikan akan mencatat secara manual, sebagaimana amanat peraturan KPU. Langkah seperti ini sudah diteruskan ke PPS dan PPK.

“Pelajaran penyusunan DPS kemarin dulu itu luar biasa. Teman-teman PPS kini sudah jauh lebih baik pekerjaannya. Badan penyelenggara baru pengalamannya berbeda,” katanya.

Nurul menambahkan, setelah DPS hasil perbaikan direkap di masing-masing kecamatan oleh PPK, KPU akan merekapnya secara kabupaten di hari Jumat, 2 Oktober nanti. DPT akan diumumkan kepada publik lewat PPS masing-masing, pada 12 Oktober hingga 9 Desember 2015.

Warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum terdaftar di DPT, bisa melapor kepada PPS setempat, pada tanggal 13-20 Oktober mendatang. Sebelumnya, Panwas mengklaim menemukan 4.775 pemilih bermasalah, dengan komposisi terbanyak berasal dari pemilih ganda.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan