Keluarga Dua Prajurit Awak Nanggala Asal Rembang Dikunjungi Wabub Hanies

Selasa, 27 April 2021 | 16:03 WIB

Wabub Hanies didampingi sejumlah Kepala OPD, saat berkunjung ke kediaman orang tua keluarga Letda Laut Munawir di Kelurahan Pacar, Kecamatan Rembang, pada Selasa (27/4/2021) pagi. (Foto: mataairradio.com)


REMBANG, mataairradio.com –
Wakil Bupati (Wabub) Rembang M. Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) berkunjung ke rumah keluarga dua awak kapal KRI Nanggala 402 yang berasal dari kota garam.

Gus Hanies didampingi oleh sejumlah kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), mengunjungi orang tua keluarga Serda Dwi Nugroho di Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem serta rumah orang tua keluarga Letda Laut Munawir di Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang,  pada Selasa (27/4/2021) pagi.

Wabub Rembang menerangkan, maksud kedatangannya bersama rombongan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terhadap dua Prajurit TNI awak KRI Nanggala 402 yang gugur dalam melaksanakan tugas.

Pihaknya mengapresiasi kedua Prajurit TNI yang meninggal dalam tugas negara, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga kepergian mereka berdua serta 51 kru kapal lainnya merupakan bukan hal yang sia-sia. 

Untuk itu, selain memberikan dikungan moril Pemkab Rembang juga memberi bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada keluarga Almarhum Serda Dwi dan Letda Laut Munawir.

“Kami mewakili Pemkab Rembang, mengunjungi rumah keluarga dua awak kapal selam Nanggala 402 yang gugur. Kami menyampaikan duka cita dan bela-sungkawa yang mendalam pada keluarga kedua almarhum,” tuturnya.

Sementra itu, dua keluarga dari kedua kru KRI Nanggala 402 yang tenggelam di utara perairan Bali itu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Rembang.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah. Terima kasih sekali perhatian terhadap anak saya sebagai pahlawan. Menjalankan tugas negara,” kata Sudiyanto ayah Serda Dwi.

Sedang, adik dari Letda Laut Munawir, Mundzakir mengungkapkan, sang kakak meninggalkan dua orang anak yang saat ini sedang mendaftar jadi prajurit angkatan laut mengikuti jejak sang ayah dan satunya lagi masih duduk di kelas empat sekolah dasar.

“Alhamdulillah dibantu pemerintah. Terlebih dibantu menanggung pendidikan anak-anak. Anak yang nomor satu baru daftar jadi angkatan laut. Mengikuti jejak ayahnya. Satunya kelas empat SD (Sekolah Dasar),” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, upaya pencarian terhadap KRI Nanggala 402 masih berlangsung hingga kini, sejak dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) dini hari.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan