Jaga Pasokan, PDAM Bikin Lima Sumur Baru

Selasa, 31 Januari 2017 | 18:11 WIB

PDAM Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Rembang akan membuat lima sumur produksi baru yaitu di Pamotan dan Lasem.

Pembuatan sumur baru, menurut Direktur PDAM Kabupaten Rembang M Affan, Selasa (31/1/2017) guna menjamin ketersediaan air baku agar tak bertumpu pada suplai dari embung.

“Terobosan kami tahun ini, kita buat sumur produksi di Lasem dua unit dan di Pamotan tiga unit untuk menjamin ketersediaan air baku agar tak terlalu bertumpu di embung,” katanya.

Ia mengatakan, tumpuan air baku dari Embung Banyukuwung untuk melayani para pelanggan di Rembang bagian barat dan Kaliori misalnya, terbatas pada daya tampung dan daya tahan.

“Saya berharap, lima sumur baru akan sudah dapat dimanfaatkan pada 2017. Kita alokasikan anggaran Rp500 juta per satu unit sumur. Total Rp2,5 miliar, kita investasi,” sebutnya.

Ia menjelaskan, tiap sumur diperkirakan menghasilkan debit produksi lima liter per detik, sehingga dari lima sumur akan muncul debit 25 liter per detik.

“Debit dari sumur itu akan bisa dimanfaatkan untuk 80 sambungan rumah. Kita punya target sesuai RPJMD 2019, 100 persen rumah terkaver PDAM. Paling tidak kita percepat target itu,” tandasnya.

Mengenai sasaran penggunaan dari debit produksi lima sumur tersebut, Affan menegaskan akan diperuntukkan bagi calon pelanggan di daerah Kecamatan Rembang.

“Daftar tunggu terkini calon pelanggan PDAM Rembang ada sekitar 4.000 orang, mayoritas dari Kecamatan Rembang. Kami utamakan untuk ke pelanggan Kecamatan Rembang,” pungkasnya.

Selain meningkatkan kuantitas air, pihak PDAM Kabupaten Rembang berkomitmen meningkatkan pelayanan berbasis teknologi informasi dan kualitas air.

“Prinsipnya, setiap ada keluhan kebocoran harus segera diatasi. Kebocoran menyebabkan pasokan air ke pelanggan banyak terbuang. Kita akan tingkatnya kualitas, kuantitas, dan kontinuitas,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan