Ini Daftar Caleg Terpilih di Kabupaten Rembang

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 17:42 WIB

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akhirnya menetapkan jumlah kursi dan Calon Anggota DPRD Terpilih untuk periode 2019-2024.

Penetapan itu digelar di Auditorium Hotel Gajah Mada Rembang pada Sabtu (10/8/2019) pukul 10.30 waktu setempat.

Pada kesempatan itu salah satu Komisioner KPU Rembang Zaenal Arifin mambacakan hasil putusan dan menetapkan jumlah kursi yang dipeoleh oleh partai politik, serta sejumlah nama yang berhak menduduki kursi dewan selama lima tahun mendatang.

Berdasarkan hasil keputusan KPU, menetapkan Calon Legislatif (Caleg) DRPD Rembang terpilih Dapil I (Kecamatan Rembang) urutan pertama diduduki oleh Bisri Cholil Laqouf dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), disusul Wiwin Winarto dari Partai Gerindra.

Lalu Donny Kurniawan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Supriyadi Eko Praptomo dari Partai Nasdem, Agus Sutrisno dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan yang terakhir Munthohid dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sedangkan di Dapil II (Kecamatan Lasem dan Pancur) peringkat pertama diraih oleh Puji Santoso dari Partai Gerindra, lalu Jasmani dari PDIP, Anjar Krisniawan dari Partai Golkar.

Kemudian disusul dari Partai Nasdem oleh Frida Iriani, Ghofar Ismail dari PKS, dan Sulistyo Weti Ariani dari PPP.

Untuk Dapil III (Kecamatan Kragan dan Sluke) peraih suara terbanyak adalah Mahmudi Caleg dari PKB, kemudian Ridwan Caleg PDIP, ketiga Mashadidari Partai Nasdem.

Selanjutnya disusul oleh Siti Rizqiyah Putri Dwi Ani Caleg dari PPP, Sahningsih Caleg Partai Amanat Nasional (PAN), lalu Dumadiyono dari Hanura, dan paling akhir diduduki oleh Gunasih Caleg dari Partai Demokrat.

Kemudian untuk Dapil IV (Kecamatan Sarang dan Sedan) peringkat pertama Ilyas dari PKB, kemudian Nasirudin dari PKB, Khamid Caleg dari Partai Nasdem.

Kemudian dilanjutkan Majid Kamil MZ dari PPP, Sunardi dari PPP, dan Supadi juga Caleg dari PPP. Lalu Moh Nur Hasan Caleg dari Partai Hanura, serta yang terakhir Achmad Zamhuri dari Partai Demokrat.

Selanjutnya untuk Dapil V (Kecamatan Pamotan dan Sale) suara paling banyak diraih oleh Joko Suwito Caleg PKB, kedua Widodo Caleg dari PDIP, disusul Andi Kurniawan dari Partai Nasdem, dan Abdul Rouf dari PPP, Sugiharto juga dari PPP, serta terakhir Harno dari Partai Demokrat.

Dapil VI (Kecamatan Sulang, Gunem, dan Bulu) peringakat pertama yakni Muh Subawoto Caleg dari PKB, disusul Adi Purwoto dari PDIP, Sustiyono Caleg dari Partai Nasdem, kemudian Rabis Swabihantoro dari PKS, dan Mursyid Caleg dari PPP, serta Mugiyarto dari Partai Demokrat.

Yang terakhir yakni Dapil VII (Kecamatan Sumber dan Kaliori) peraih suara terbanyak adalah Supadi Caleg dari PKB, kemudian Hidayatun Nikmah juga Caleg dari PKB, serta Yudianto Caleg dari Partai Gerindra.

Lalu disusul oleh Sumarsih Caleg dari PDIP dan Yatin Abdul Zaenal Caleg dari Partai Nasdem serta, Sumardi Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan.

Sementara itu, dari total 45 kursi DPRD Rembang 10 kursi didapatkan oleh PPP, PKB mendapatkan delapan kursi, dan Partai Nasdem mendapat tujuh kursi.

Selanjutnya PDIP memperoleh enam kursi, Partai Demokrat empat kursi, PKS dan Partai Gerindra masing-masing mendapatkan tiga kursi, Partai Hanura dua kursi, serta PAN dan Partai Golkar masing-masing mendapatkan satu kursi.

Terkait pelantikan Ketua KPU Rembang Ika Iqbal Fahmi menjelaskan, hal itu adalah tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab) dan Sekretariat DPRD Rembang.

“Ada beberapa persyaratan untuk bisa dilantik, salah satunya menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada kami.

Karena, jika tidak menyerahkan maka pelantikan atas nama yang bersangkutan bisa ditunda,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan dari Pihak KPU Rembang, sebanyak 45 Caleg terpilih sudah menyerahkan LHKPN kepada KPU Rembang.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan