Hafidz-Bayu Purna Tugas 17 Februari Mendatang

Senin, 1 Februari 2021 | 17:43 WIB

Rapat paripurna pengumuman akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2016-2021, pada Senin (1/02/2021) pagi, di Ruang Rapat Gedung DPRD Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Rembang periode 2016-2021, Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto akan berakhir pada 17 Februari 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang Supadi, saat rapat paripurna pengumuman akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2016-2021, pada Senin (1/02/2021).

Pemberhentian bupati dan wakil bupati tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) bernomor 131.33-323 dan Nomor 132.33-324, Tahun 2016, tentang masa jabatan bupati dan wakil bupati lima tahun sejak tanggal pelantikan.

“Berdasarkan Kepmendagri nomor 131.33-323 tahun 2016 tentang pengangkatan Bupati Rembang atas nama Abdul Hafidz dan Kepmendagri 131.33-324 tahun 2016 tentang pengangkatan Wakil Bupati Rembang atas nama Bayu Andriyanto disebutkan bahwa masa jabatan bupati dan wakil bupati tahun 2016-2021 adalah lima tahun terhitung sejak tanggal pelantikan,” ungkapnya.

Supadi mengungkapkan, sehubungan dengan masih adanya sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), pada 9 Desember 2020 lalu, dengan registrasi perkara nomor 20/PAN.MK/ARPK/01/2021 di Mahkamah Konstitusi (MK), maka pengumuman pemberhentian bupati dan wakil bupati yang berakhir masa jabatannya dan penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada 2020, tidak mungkin dilakukan secara bersamaan.

Sementara itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Edy Supriyanta menuturkan Pemerintah Daerah saat ini mengirimkan hasil rapat paripurna DPRD ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Tengah sebagai wakil pemerintah pusat untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

“Masa akhir jabatan bupati tahun 2021 kan sudah selesai berikut wakil bupatinya. Ini kita sudah mengirim surat ke Gubernur untuk memberitahukan kegiatan ini. Termasuk nanti mengisi jabatan kosong. Pj. Bupati yang akan datang.

Nanti kita juga melihat kira-kira pengaruh apa yang terjadi di MK. Baik itu nanti keputusan sela tanggal 15-16 Februari itu bisa diputuskan atau diperpanjang. Kalau diperpanjang sampai tanggal 24 Maret 2021,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan rapat paripurna yang digelar di ruang rapat gedung DPRD Rembang, dihadiri oleh 29 anggota dewan dari total anggota DPRD Rembang yang sebanyak 44 orang.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan