Dites Swab, 39 Penghuni Panti Positif Covid-19

Kamis, 1 Juli 2021 | 16:09 WIB

Poster pemberitahuan serta permohonan bantuan oleh Pengelola Panti Asuhan Darul Hadlonah, Swahan-Rembang.

 

REMBANG, mataairradio.com – Hasil tes swab terhadap 37 anak penghuni Panti Darul Hadlonah di Desa Sawahan Kecamatan Rembang reaktif atau mengarah ke positif covid-19.

Ketua Panti Darul Hadlonah Sawahan Rembang, Hidayatun Athoillah menjelaskan, hal itu diketahui setelah dilakukan swab terhadap seluruh penghuni panti. Tes swab dilakukan bermula dari banyaknya anak panti yang mengalami gejala batuk, pilek, serta demam, seperti gejala masuk angin.

Tetapi, setelah kemarin (30/6/2021) dilakukan tes swab, dan dilanjutkan hingga hari ini (1/7/2021) hasilnya ada indikasi terpapar covid-19.

“Semuanya aman. Kondisinya mereka gejala ringan. Cuman seperti masuk-angin; pilek, batuk, demam gutu aja. Hari ini (1/7/2021) Wakil Bupati, Pak Kapolres, Dandim, Camat, dan pihak Puskesmas serta Pak Lurah dan Pak RT koordinasi ke sini. Menunggui swab kedua. Meneruskan swab kemarin, karena kemarin sudah sore,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil tes swab, 37 anak dinyatakan positif covid-19 dan juga dua orang pengasuh, sehingga ada 39 penghuni panti yang terpapar covid-19. Sedang, total keseluruhan, anak yang tinggal di panti tersebut ada sebanyak 45 anak.

“Kalau anak-anak yang tinggal di sini ada 45 anak. Yang positif 37 anak dan dua orang pengasuh, jadi ada 39 yang positif. Yang negatif swabnya delapan anak. Untuk makan kami pesankan, tetapi beras dari kami. Kami pasrahkan ke seseorang untuk masaknya, tapi kami nanti bayar,” imbuhnya.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang Arief Dwi Sulistya menuturkan hasil swab rapid antigen, 37 anak dan 2 pengasuh reaktif. Sementara itu 8 anak panti hasilnya non reaktif.

Arief menambahkan dari Satgas Kabupaten Kamis (1/6/2021) pagi telah meninjau dan berkoordinasi dengan pengurus panti terkait penanganan.

Hasil dari diskusi dan untuk penanganan terbaik maka isolasi mandiri dilaksanakan di dalam panti asuhan, sementara yang hasil swab rapid antigennya non reaktif dipisahkan dari yang reaktif, namun masih dalam satu lokasi.

“Mengingat anak- anak usianya 10 sampai 16 tahun yang terpapar covid-19, ada puluhan anak dan pengasuh . Maka untuk kondisi psikologis anak, isoman dilakukan di panti asuhan sendiri, untuk pemantauan kesehatan dan obat- obatan disuplai dari puskesmas Rembang 1, ” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Rabu (30/6/2021) malam, pamflet yang menyebutkan puluhan anak panti asuhan Darul Hadlonah positif covid-19, beserta permohonan bantuan beredar di story dan grub-grub whatsapp.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan