UCP Indonesia Bantu Puluhan Penyandang Disabilitas di Rembang

Senin, 19 November 2012 | 16:54 WIB

Rembang – MataAirRadio.net Sebanyak 41 penyandang disabilitas atau cacat tubuh di Kabupaten Rembang menerima bantuan kursi roda dari United Cerebral Palsy (UCP) Indonesia, Senin (19/11).

Bantuan tersebut diserahkan kepada para penyandang disabilitas oleh Partner and Monitoring Manager UCP, Damaijanti Teguh melalui Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Rembang, Waluyo di Aula Kantor Dinsosnakertrans.

Menurut Waluyo, sebelum bantuan kursi roda atau alat bantu jalan itu diserahkan, terlebih dahulu tim dari UCP dan dinasnya melakukan pengukuran.

Pihaknya menyatakan terima kasih atas bantuan UCP yang bekerjasama dengan USAID itu. Waluyo pun berjanji akan mengupayakan bantuan serupa pada 2013.

Dengarkan rekaman disini.

Salah seorang penerima bantuan kursi roda dari UCP Indonesia, Sumarno, warga RT 4 RW 2 Desa Banggi Kecamatan Kaliori, mengatakan dirinya begitu beruntung mendapat bantuan itu.

Sebab, jika selama ini dirinya harus merangkak ketika berjalan, kini dengan bantuan kursi roda itu, ia yang mengaku cacat sejak lahir itu akan banyak terbantu.

Dengarkan rekaman disini.

Sementara itu, Partner and Monitoring Manager UCP Indonesia, Damaijanti Teguh menyatakan bahwa apa yang diberikannya itu merupakan bentuk layanan bagi penyandang disabilitas.

UCP atau Roda Untuk Kemanusiaan Indonesia, kata Damaijanti, memang fokus pada memberikan alat bantu jalan seperti kursi roda, walker, dan crack kepada penyandang cacat tubuh.

Ia pun berharap, Pemerintah Kabupaten Rembang pun menindaklanjuti bantuan tersebut untuk mengirimkan atau menyediakan tenaga fisioterapis, terutama bagi rumah sakit agar mampu memberikan layanan terapi optimal bagi para disabel. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan