Tuntutan Dipenuhi, Warga Buka Blokir Akses PT Charoen

Jumat, 8 Februari 2013 | 18:33 WIB

GUNEM – MataAirRadio.net, Akses jalan menuju lokasi pendirian pabrik pembibitan ternak ayam milik PT Charoen Pokphand Indonesia atau CPI di Desa Sendangmulyo Kecamatan Gunem yang diblokir warga setempat sejak Rabu 6 Februari kemarin, akhirnya dibuka pada Jumat (8/2) petang sekitar pukul 17.00 WIB.

Pembukaan blokir jalan menuju lokasi bakal pabrik yang berada pada jarak satu kilometer sebelah utara desa itu, setelah sejumlah tuntutan yang diajukan warga untuk PT CPI mencapai kesepakatan.

Ketua Forum Komunikasi Desa Sendangmulyo, Sutiyono kepada reporter MataAir Radio mengatakan, PT Charoen Pokphand Indonesia melalui perwakilannya menyatakan bersedia akan memperbaiki jalan usaha tani yang rusak.

Perbaikan jalan juga akan diikuti dengan penataan saluran air di tepi jalan dengan penebingan, sehingga tidak ada tanah pertanian milik warga yang tergerus oleh perbaikan saluran dan tidak ada lagi perdebatan soal kompensasi.

Pihak PT CPI pun siap menggunakan sekitar 70 persen tenaga kerja berasal dari daerah setempat, selain juga akan komunikatif dengan masyarakat dan pemerintah desa apabila diperlukan.

Camat Gunem Teguh Gunawarman berharap, warga bisa memegang kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari dua jam sejak pukul 14.00 WIB tersebut.

Ke depan, ia pun berharap, PT Charoen Pokphand Indonesia intensif melakukan komunikasi dengan warga karena walau bagaimanapun, pabrik milik mereka berada di kawasan desa setempat. Teguh menegaskan, kesepakatan yang telah dibuat oleh pihak PT CPI bersama warga dan Pemerintah Desa Sendangmulyo, hendaknya dipegang oleh kedua belah pihak sebagai pedoman dalam melangkah.

PT Charoen Pokphand Indonesia akan mendirikan satu unit pabrik di Desa Sendangmulyo Kecamatan Gunem. Pabrik ini berbeda dengan yang sudah berdiri di Desa Karangasem Kecamatan Sedan. Jika yang di Karangasem fokus pada pakan ternak, maka untuk pabrik yang di Sendangmulyo ini akan fokus pada pembesaran bibit ternak ayam.

Pabrik milik PT CPI yang berlokasi di Desa Sendangmulyo Kecamatan Gunem direncanakan berdiri di atas lahan lahan seluas 22 hektare yang kesemuanya adalah tanah milik warga dan sudah seluruhnya dibebaskan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan