Truk Tambang Versus Taft, Rumah Warga Terhantam

Rabu, 3 September 2014 | 16:27 WIB
Truk tambang dan taft diamankan di Mapolsek Sale, Rabu (3/9) siang. (Foto:Pujianto)

Truk tambang dan taft diamankan di Mapolsek Sale, Rabu (3/9) siang. (Foto:Pujianto)

SALE, MataAirRadio.net – Truk tambang dan mobil daihatsu taft terlibat tabrakan di Jalan Sale-Sedan, tepatnya di wilayah Terongan Desa Wonokerto Kecamatan Sale, Rabu (3/9) sekitar jam 12 siang. Mobil taft sempat menghantam rumah seorang warga setempat setelah terlibat tabrakan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Awalnya, truk tambang bernomor polisi K 1843 E yang dikendari Dasri warga Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo, Blora, melaju dari barat menuju timur, beriringan dengan truk lainnya. Namun tiba-tiba Dasri menyalip.

Nahas dari arah berlawanan, melaju taft bernomor polisi L 1097 DM yang dikemudian Achyar warga Bangunrejo Pamotan. Karena jarak yang sudah dekat kedua kendaraan tak sempat saling menghindar sehingga bertabrakan. Kapolsek Sale AKP Isnaeni membenarkan taft sempat menghantam rumah warga.

“Secara umum tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material. Taft rusak berat di bagian kanan depan dan bekalang. Sementara truk pun rusak di bagian depan kanan, karena berpapasan. Taft dari timur, truk dari barat. Truk mau menyalip dengan kecepatan tinggi,” kata Kapolsek kepada mataairradio.net.

Pada kasus kecelakaan ini, sebenarnya ada satu korban lain yakni pengendara sepeda motor yang melaju di belakang taft. Pengendara ini terjatuh setelah diduga kaget akibat tabrakan.

“Sepeda motor ngerem mendadak karena kaget dan terpelanting. Tapi langsung bangkit dan kembali jalan. Nggak kenal siapa. Laki-laki,” kata Joko, saksi mata di lokasi kejadian.

Menurutnya, Jalan Terongan kerap menjadi lokasi kecelakaan. Kondisi jalan yang rusak dan bergelombang diduga menjadi penyebab seringnya terjadi kecelakaan. Joko menyayangkan pengemudi truk tambang yang acap kali kebut-kebutan.

“Mungkin karena kejar setoran, truk tambang sering kebut-kebutan. Seolah nggak peduli dengan keselamatan pengguna jalan lainnya,” katanya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan