Tiga Hari Dicari, Marji Ditemukan Membusuk

Rabu, 11 April 2012 | 10:28 WIB


SALE – Seorang warga yang mengidap gangguan jiwa, Marji (47) warga RT 02 RW 01 Desa Jinanten, Kecamatan Sale, ditemukan tewas tergantung di karung pupuk di tepi jurang dan telah membusuk, Selasa (10/4) petang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, mayat Marji ditemukan kali pertama oleh Slamet (70), warga setempat pada sekitar pukul 16.30 WIB di tepi jurang, kawasan hutan petak 108 C RPH Tahunan BKPH Tuder KPH Kebonharjo, setelah dilakukan pencarian oleh warga selama tiga hari.

Menurut Slamet, awalnya ia mencium aroma tidak sedap seperti bau bangkai. Slamet mencari sumber bau itu dan ternyata berasal dari sesosok mayat yang telah membusuk dan tersangkut di akar jati pinggir jurang tersebut. Mayat itu Marji.

“Dari bau yang mulai keluar dari jasad tersebut, maka perkiraan saya, Marji telah meninggal dua hari lalu. Apalagi Marji telah beberapa hari tak pulang ke rumah. Setelah saya temukan mayat tersebut lantas memanggil warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Kepala Desa Jinanten Muhtarom mengungkapkan, dari laporan yang diterimanya, Marji yang memiliki seorang istri dan dua orang anak itu tidak lagi terlihat di kampungnya sejak tiga hari yang lalu. “Setelah menerima laporan itu, kami bersama warga menyisiri hutan, khususnya di tempat-tempat yang biasa dikunjungi Marji,” kata dia.

Marji, kata Muhtarom, sudah cukup lama mengalami gangguan kejiwaan. Warga acap kali melihat Marji berbicara sendiri. Selain itu, lanjut Kades, ketika menjelang magrib, Marji juga seringkali diketahui keluar rumah membawa karung bekas pupuk urea dan sabit seolah hendak mencari rumput.

Namun tak lama setelah adzan berkumandang, ia pun kembali dan tidak membawa apa-apa.

Kepala Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Tahunan Rujiono mengatakan, pihaknya pernah mendapati warga dan keluarga yang mencari Marji. “Mereka sempat berpesan agar menyuruh Marji pulang ke rumah ketika bertemu di tengah hutan,” kata dia.

Menurut Rujiono, kira-kira empat hari yang lalu (Sabtu, 7/4) ada warga yang melihat Marji di sekitar taman wisata Sumber Semen. Namun karena pada hari berikutnya Marji tidak berada di sana dan tidak kembali ke rumah, keluarga pun mencari ke hutan.

Petugas medis Puskesmas Sale, Ali Suwindy mengatakan Marji murni bunuh diri. Namun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan polisi. Hingga menjelang magrib, mayat Marji baru berhasil di evakuasi karena menunggu ambulance datang.

Lokasi kejadian yang berada jauh di kedalaman hutan dan posisi mayat yang berada di pinggir jurang juga sedikit menyulitkan warga. (Zam/Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan