Hendak Pindah Kabel, Pekerja Instalasi Tewas Kesetrum

Sabtu, 30 November 2013 | 15:29 WIB
Jenasah Eko Purwanto (29) saat di RSUD dr R Soetrasno Rembang. (Foto:Puji)

Jenazah Eko Purwanto (29) saat di RSUD dr R Soetrasno Rembang. (Foto:Puji)

LASEM, MataAirRadio.net – Seorang pekerja instalasi listrik asal Kudus tewas tersengat setrum saat memperbaiki jaringan di seberang jalan depan timur swalayan Pantes, Lasem, Sabtu (30/11) pagi. Korban diketahui bernama Eko Purwanto (29), warga RT 6 RW 2 Desa Pedawang Kecamatan Bae dan sudah dikenal senior dalam urusan kelistrikan.

Sebelum maut menjemput korban, Eko diketahui sedang memperbaiki jaringan kabel listrik. Kabel dari pal lama sedianya dipindahkan ke pal baru di sebelah timurnya yang berjarak sekitar 10 meter. Namun belum tuntas memindahkan kabel, korban sudah tersengat listrik.

Eko tersentak kaget dan terjatuh. Tetapi lantaran sudah menggunakan sabuk pengaman, posisi Eko menggantung dan menempel lagi di kabel listrik di bawahnya. Lukis Setyadi, salah satu rekan korban memastikan, jaringan setrum di kawasan setempat sudah dipadamkan.

Saat kejadian, Lukis mengaku tidak berada satu tiang dengan korban, tetapi di pal sebelahnya. Eko tidak menunjukkan tanda-tanda kepergiannya, kecuali mendadak diam saat berangkat bekerja. Selama ini, korban dikenal penuh canda tawa sebelum larut dalam pekerjaan.

Muhammad Suyudi, salah seorang warga Ngemplak Kecamatan Lasem yang kebetulan melintas mengaku, melihat ada percikan api sebelum korban jatuh menggantung dan badannya menempel di kabel listrik di bawahnya.

Dia juga mengatakan, korban memperbaiki jaringan di pal listrik itu, sendirian. Suyudi memastikan yang bersangkutan sudah mengenakan sabuk pengaman. Jika tidak, korban akan terjatuh langsung ke trotoar atau badan jalan.

Begitu mendapati insiden tersebut, dia langsung bablas menghubungi pihak Polsek Lasem. Korban selanjutnya dievakuasi langsung ke RSUD dr R Soetrasno Rembang, tidak mampir ke Puskesmas Lasem terlebih dahulu. Menurut Suyudi, korban sudah tidak lagi bernyawa saat dilarikan ke rumah sakit. Setahunya, korban mengalami luka di bagian paha dan perut dengan kaos yang menempel lengket.

Manajer PLN Rayon Rembang Riyanta mengonfirmasi, pekerja instalasi listrik tersebut adalah bukan karyawan PLN, melainkan dari pihak mitra PT Harta Jaya Kudus. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan perusahaan yang bersangkutan mengenai pemberian santunan.

Riyanta menyebut insiden yang menewaskan Eko Purwanto sebagai kecelakaan kerja, meski sudah menggunakan pengaman. Supervisor Teknik PLN Rembang Bayu Mahendra menambahkan, jaringan listrik memang sudah dipadamkan sebelum korban bekerja. Adanya setrum diduga terjadi akibat arus balik dari jenset milik pelanggan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan