Hindari Jalan Berlubang, Pensiunan Tentara Tewas Ditabrak Truk

Sabtu, 7 Desember 2013 | 14:45 WIB
Sepeda motor jenis Yamaha Mio bernomor polisi K 2779 ZD yang dikendarai Zaenuri. (Foto:Rif)

Sepeda motor jenis Yamaha Mio bernomor polisi K 2779 ZD yang dikendarai Zaenuri. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Seorang tewas dan dua orang lainnya luka-luka setelah terlibat kecelakaan di Jalur Pantura wilayah Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, Sabtu (7/12) siang. Kecelakaan melibatkan dua pesepeda motor dan satu truk colt diesel sarat muatan.

Korban tewas adalah Zaenuri, warga Sumberagung Kecamatan Pancur. Sedangkan salah satu korban luka adalah Umbarrumanti, istri dari Zaenuri. Kedua korban ini menunggang sepeda motor jenis Yamaha Mio bernomor polisi K 2779 ZD. Satu korban lain yang luka ringan adalah penunggang sepeda motor jenis Honda Revo Fit belum bernomor polisi.

Awalnya, truk colt diesel melaju dari arah timur menuju barat. Di belakangnya melaju dua sepeda motor dan menyalip truk. Setelah menyalip itu, dua pesepeda motor terjatuh karena berusaha menghindari lubang jalan.

Pasirun, sopir truk colt diesel asal Gabus Pati mengaku sudah berusaha membanting setir ke kiri. Namun truknya tetap menghantam ketiga korban. Zaenuri dan istrinya bahkan sempat berada di kolong truk. Umbarrumanti selamat, namun suaminya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan yang terjadi persis di depan Pos Polisi Pasarbanggi itu, tidak sampai membuat arus lalu lintas dari arah Semarang maupun Surabaya tersendat. Padahal warga sekitar langsung berkerumun di lokasi kejadian. Beberapa orang di antaranya bahkan terpanggil memberikan pertolongan kepada para korban.

Reza Pahlevi, seorang pelajar SMK Negeri 1 Rembang mengaku kebetulan melintas saat kecelakaan terjadi. Dia sempat membantu menolong korban, meski awalnya kaget oleh kecelakaan maut itu.

Pelajar asal Jolotundo Kecamatan Lasem ini sempat pula menyaksikan Umbarrumanti keluar dari bawah truk dan mengucap kalimat istighfar. Namun perempuan ini langsung berteriak histeris setelah melihat suaminya telah meninggal dunia.

Dua korban luka langsung diangkut ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk dirawat. Sedangkan korban tewas disemayamkan di kamar mayat sebelum dimakamkan. Zaenuri sendiri tercatat sebagai pensiunan tentara, sedangkan istrinya masih mengajar di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Pancur. Sementara itu, polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan dengan meminta keterangan dari para saksi dan sopir truk. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan