Tersangka Korupsi, Salim Bela Diri Di Hadapan Kepala Sekolah

Wednesday, 3 April 2013 | 14:32 WIB
Bupati Rembang Mochammad Salim (Foto:AFTA)

Bupati Rembang Mochammad Salim (Foto:AFTA)

REMBANG, MataAirRadio.net – Bupati Rembang Mochammad Salim membela diri seiring kembali mencuatnya kasus dugaan korupsi penyertaan modal PT RBSJ yang telah dinyatakan oleh BPK merugikan negara sekitar empat miliar rupiah.

Di hadapan 159 orang kepala sekolah di Ruang Pertemuan Lantai IV Setda Rembang, Selasa (2/4) siang kemarin, Salim menilai, dugaan korupsi yang menempatkan namanya sebagai salah seorang tersangka, juga belum tentu benar.

Pada kesempatan itu, Salim kembali menegaskan permintaannya kepada aparat penegak hukum untuk segera mengungkap kebenaran dan menyelesaikan kasus dugaan korupsi tersebut.

Salim yakin masyarakat di kabupaten ini tidak mudah terprovokasi dengan dugaan korupsi tersebut. Ia menyebutkan, memang masih ada segelintir oknum yang tidak senang melihat kemajuan Pemerintahan Kabupaten Rembang.

Bupati Rembang ini pun menilai, pemberitaan di media nyaris tidak pernah menampilkan sisi baik atau prestasi selama dirinya memimpin Rembang, sehingga kasus ini begitu cepat menyita perhatian banyak kalangan bahkan hingga warung-warung kopi di perdesaan.

Menurut Salim, kasus dugaan korupsi RBSJ merupakan permasalahan yang hanya berkaitan dengan direktur perusahaan tersebut. Oleh karena itu pihaknya mempertanyakan kaitan kasus korupsi PT RBSJ dengan dirinya sebagai Bupati Rembang.

Namun Salim mengakui ada hubungan bisnis secara pribadi dengan PT RBSJ, namun bukan secara kelembagaan pemerintahan. Salim pun mempertanyakan, jika memang benar ada kesalahan, mengapa kasus korupsi itu dibiarkan menggantung selama tiga tahun.

Seperti diketahui, penyertaan modal PT RBSJ sebesar Rp35 miliar telah diaudit sehingga BPK menetapkan adanya kerugian negara hingga Rp4,1 miliar.

Orang nomor satu di Rembang itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Tengah. Namun, penyidik Polda Jateng sejauh ini belum memeriksa Salim sebagai tersangka karena keterangan ahli dari BPK belum turun. (Afta Ahmad)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan