Tandang Seri, Kandang Wajib Menang

Sabtu, 28 April 2012 | 11:44 WIB


KOTA – PSIR menjanjikan poin penuh kala menjamu PSS Sleman dalam lanjutan putaran kedua kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia musim 2011-2012 di Stadion Krida Rembang, Minggu (29/4) ini.

Menurut Pelatih PSIR, Haryanto, Sabtu (28/4), jika Laskar Dampo Awang mampu menahan imbang tanpa gol Tim Elang Jawa, julukan PSS, pada putaran pertama, Sabtu, 28 Januari silam, maka pada laga kali ini, menang adalah harga mati.

“Kami pernah bersua dengan PSS dan tentu telah mengantongi sejumlah celah. Kami tidak akan menyia-nyiakan laga kandang kali ini. Kami wajib menang,” tegas dia.

Dalam sejarah pertemuan PSIR kontra PSS Sleman, Elang Jawa sedikit unggul. Menilik tujuh pertemuan terakhir kedua tim, PSIR sekali menahan imbang PSS di kandangnya, 28 Januari 2012.

Selebihnya, PSIR perkasa di depan publiknya sendiri. Laskar Dampo Awang mampu menang 2-1 pada pertandingan 16 Januari 2011 dan unggul 2-0 pada laga 26 November 2009.

Sementara PSS, meski pernah menahan imbang PSIR di Stadion Krida pada 11 Agustus 2008, selebihnya PSS Sleman mampu menang atas PSIR di kandangnya, Stadion Maguwoharjo Sleman, dengan skor 2-1 pada laga 18 Maret 2011, 3-1 pada laga 30 Maret 2009, dan unggul 4-2 pada 6 Mei 2009.

“Melihat statistik pertemuan kedua tim, maka tidak ada alasan bagi kami untuk membiarkan satupun pemain PSS luput dari pengawalan. Meski pemain tengah andalan mereka, Marwan Muhammad absen karena akumulasi kartu kuning, mereka tetap harus kami waspadai,” terang dia.

Menurut Haryanto, kecepatan para pemain muda PSS dan kolektivitas tim asuhan Widyantoro, menjadi perhatiannya agar bisa diredam. Apalagi, lanjut dia, tiga pemainnya masing-masing Abunaw Cletus Lapula, Lubis Sukur, dan Mustofa tidak bisa dimainkan.

“Abunaw absen karena akumulasi kartu kuning. Lubis Sukur absen karena cedera, sedangkan Mustofa tak bisa tampil karena sakit maag-nya kambuh,” ungkapnya.

Meski demikian, tim pelatih sudah menyiapkan alternatifnya. “Absennya Abunaw dan Mustofa akan kami sikapi dengan menurunkan Heru Wibowo dan Erick Awoundja Ndzomo sejak menit awal,” terang dia.

Adapun, posisi yang ditinggalkan Lubis Sukur kemungkinan akan diisi Effendi atau Miftachul ‘Ale’ Huda. “Melihat materi pemain yang ada, besar kemungkinan kami tidak akan menggunakan formasi andalan 3-4-3, tetapi akan menerapkan skema 4-2-3-1,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan